bendera

Kamis, 05 November 2026    00:02 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Lahannya Dipakai Food Estate, Warga Desa Riaria Demo Kantor Bupati Humbahas


BN,    07 Februari 2024,    00:34 WIB

Lahannya Dipakai Food Estate, Warga Desa Riaria Demo Kantor Bupati Humbahas
Warga Desa Riaria Demo Kantor Bupati Humbahas

Humbahas-Mediaindonesianews.com: Ratusan warga mendatangi kantor Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), mereka menuntut pembebasan lahan ulayat (tanah adat) mereka yang disebut dirampas oleh Pemerintah, Selasa (6/2).


Lahannya Dipakai Food Estate, Warga Desa Riaria Demo Kantor Bupati Humbahas

Koordinator aksi, Tua Siregar dalam orasinya menyampaikan bahwa, ratusan hektare lahan di Desa Riaria sejatinya adalah merupakan milik warga setempat berdasarkan warisan dari leluhur mereka. Hal itu juga dikuatkan berdasarkan SK Nomor 138/ KPTS/ 1979 Tentang Pengakuan Tanah Adat Penduduk Desa Siriaria Atas Areal Sigende, Parandaliman, Parhutaan, Adian Padang, dan Sipiuan.

“Namun belakangan ini, Pemerintah merampas kembali sebagian lahan tersebut dan dinyatakan sebagai lokasi proyek pengembangan lahan food estate, padahal kami berjuang selama 9 tahun dari program reboisasi tahun 1971. Pada tahun 1979 tanah itu telah dikembalikan kepada kami, kenapa sekarang Pemerintah malah mengklaim itu tanah negara?” kata Tua Siregar.

Lebih lanjut Tua menjelaskan bahwa, kehadiran program food estate adalah menjadi titik awal pengetahuan masyarakat bahwa wilayah tanah adat mereka sudah kembali dirampas negara menjadi kawasan hutan. Sebagian wilayah masuk ke areal food estate, sementara sebagian lagi malah masuk menjadi wilayah administratif Desa Parsingguran I.


“Sejak saat itu berbagai konflik terkait tanah adat kembali muncul dan mengganggu ketenteraman di wilayah adat kami” jelasnya.

Menurut Tua, untuk mencegah konflik horisontal, Lembaga Adat Riaria sudah melakukan berbagai upaya agar pemerintah menyelesaikan persoalan tersebut dengan menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dinas Kehutanan Provinsi, dan Bupati Humbahas. Namun hingga kini, pihak pemerintah sepertinya tidak ada melakukan upaya dalam usaha menyelesaikan konflik tanah adat tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Humbahas melalui Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaulim Simanullang, beserta jajarannya yang menerima perwakilan aksi tersebut mengaku akan mengundang masyarakat Desa Riaria untuk mencari solusi.

“Kita akan menyurati mereka (masyarakat Desa Riaria), kita undang nantinya, biar kita duduk bersama untuk mencari solusi dari permasalahan ini” ujar Jaulim.

Dalam aksi tersebut, masyarakat Desa Riaria membawa puluhan spanduk yang bertuliskan sejumlah tuntutan diantaranya “Kembalikan tanah adat kami berdasarkan SK No.138/ KPTS/ 1979”, “Arga do Bona ni Pinasa di akka nabisuk marroha”. Aksi berlangsung damai dan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Polres Humbahas. (BN)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Bandung - TNI memberangkatkan 289 personel Tim Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menuju Palembang, Palangkaraya, dan Banjarmasin dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Tim yang...
img
Rabu, 04 November 2026
Kendari - TNI mengerahkan pesawat C-130 Hercules A-1340 untuk mengangkut 12 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) guna mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11/2026)....
img
Rabu, 04 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...
img
Rabu, 04 November 2026
Kalimantan - Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca berupa 2,8 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...

MEDIA INDONESIA NEWS