bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Tim Satgas Pangan Polda Jateng Grebek Pabrik Air Zam Zam Palsu


Ahmad Yusuf,    29 Agustus 2018,    17:19 WIB

Tim Satgas Pangan Polda Jateng Grebek Pabrik Air Zam Zam Palsu

Semarang - Tim Satgas Pangan Polda Jateng menggrebek pabrik air zam zam palsu di Pagilaran Blado, Batang. Penyidik Dit Reskrimsus, Rabu(8/8) selain mengamankan dua pemilik dan penanggung jawab pabrik E(54) dan T(37), juga menyita ratusan kemasan botol air zam zam palsu berbagai ukuran mulai 300 mililiter sampai 10 liter merek Al Lutta Water.


Kapolda mengatakan dalam pengungkapan peredaran air zam zam palsu menjelang Hari Raya Idhul Adha, Tim Satgas Pangan Dit Reskrimsus tidak harus menunggu laporan, tetapi terjun langsung mencari di lapangan. Salah satu hasilnya mengungkap peredaran air zam zam palsu merek Al Lattu Water. Omzet peredaran air zam zam palsu dengan bahan dasar air isi ulang sejak berdiri Oktober tahun lalu tidak tanggung tanggung mencapai Rp 1,8 miliar.

Usaha memproduksi air zam zam palsu dengan sasaran para jemaah usai menjalankan ibadah umroh dan haji di tanah suci Mekah memang cukup menggiurkan. Apalagi, para tamu Allah di tanah suci sekembalinya ke tanah air dibatasi mendapat jatah air zam zam hanya 5 liter.

Oleh karena tidak heran, jemaah sepulang umroh maupun haji untuk memenuhi kebutuhan air zam zam untuk menjamu tamu orang orang yang berkunjung di rumahnya terpaksa mencari tambahannya. Peluang itu, rupanya dimanfaatkan tersangka K dab T memproduksi air zam zam palsu dengan bahan dasar air isi ulang.


"Modusnya pelaku  membeli galon air isi ulang yang kemudian dipindahkan ke berbagai kemasan, mulai dari galon ukuran 10 liter, 5 liter, 1 liter, dan botol ukuran 330 mili liter",jelasnya. Kemudian, hasil produksi yang siap dipasarkan  diberikan kemasan kardus maupun plastik berlabel Al Lattul Water, lengkap dengan tulisan arab.

Hasil produksi air zam zam palsu itu diedarkan ke toko perlengkapan haji dan umroh di wilayah Jawa Barat.

Harga kemasan air zam zam palsu per lima liter antara Rp 50-Rp 100 ribu. Sementara air isi ulang pergalon berisi 19 liter seharga berkisar Rp 5 ribu.

Usaha produksi air zam zam palsu, menurut tersangka K dilakukan sejak sejak Oktober 2017 hingga Juli 2018. Katanya, total pengiriman sejak Oktober 2017 sebanyak 30 kali, dalam satu kali pengiriman mencapai 200 dus, dan harga tiap satu dus Rp 300 ribu. Omzet sejak memproduksi air zam zam palsu merek Al Lattul Water

tidak mencantumkan ijin edar dari BPOM RI serta tidak memiliki SNI mencapai Rp 1,8 miliar.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS