bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


MUI: Sekte Kerajaan Ubur-Ubur Modus Penipuan Berkedok Agama


Soleh Abdullah,    29 Agustus 2018,    17:10 WIB

MUI: Sekte Kerajaan Ubur-Ubur Modus Penipuan Berkedok Agama

Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menduga sekte Kerajaan Ubur Ubur di Kota Serang, Banten bermotif penipuan berkedok agama, selain menyatakan kelompok ini sesat. ”Kami menengarai adanya motif penipuan yang berkedok agama di samping adanya dugaan penyimpangan aliran dari sekte Kerajaan Ubur Ubur itu.” Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi, menyampaikannya dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 Agustus 2018.


Zainut mengatakan MUI Pusat saat ini masih menunggu hasil investigasi Polri terhadap praktik paranormal Kerajaan Ubur Ubur. MUI mengecek langsung ke lokasi dan mengkonfirmasi sejumlah hal ke berbagai pihak terkait gerakan ini. “Kita tunggu laporannya.”

Terungkapnya praktik agama Sekte Kerajaan Ubur Ubur membuat masyarakat Serang geger. Kepala Polres Kota Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin mengatakan mengatakan Kerajaan Ubur Ubur dipimpin pasangan suami-istri, Rudi dan Aisah Tusalamah Baiduri Intan. Aisyah mengaku dirinya Ratu Kidul yang menganut kepercayaan Sunda Wiwitan, namun mengakui Al Quran dan Allah. Kelompok ini beranggotakan delapan orang dari Jawa Tengah.

Komarudin mengatakan kelompok ini mengakui Allah dan Alquran, namun dengan sejumlah kejanggalan. Kelompok Ubur Ubur percaya bahwa Allah punya makam berupa petilasan dan Nabi Muhammad adalah seorang perempuan. Sekte ini memiliki misi mencairkan sejumlah uang dari berbagai rekening bank di dalam dan luar negeri.


MUI mengapresiasi kinerja polisi yang telah mengungkap praktik sekte Kerajaan Ubur Ubur. Zainut meminta masyarakat tetap tenang dan tidak main hakim sendiri.

Zaiut meminta masyarakat menyerahkan masalah sekte Kerajaan Ubur Ubur ini kepada kepolisian. “Sehingga tidak menimbulkan suasana gaduh."


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS