bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Pemerintah akan Bentuk Satgas Pencurian Migas


Novia Prashanti,    29 Agustus 2018,    16:41 WIB

Pemerintah akan Bentuk Satgas Pencurian Migas

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan permasalahan sektor energi seperti minyak dan gas di Indonesia berada di segala lini. Menurut dia segala hal yang menimbulkan celah pelanggaran harus ditutup supaya pemerintah tidak terus-menerus merugi.


"Kita sudah sepakat untuk melakukan satu koordinasi yang ketat di antara kementerian atau lembaga yang mempunyai kepentingan atau katakanlah pemangku kepentingan terhadap masalah kegiatan migas ini, dari hulu sampai hilir," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (28/8).

Wiranto menyatakan pemerintah akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus buat menangani kasus dugaan pencurian migas. Menurut dia masalah ini harus diselesaikan karena menyangkut Anggaran Pendapatan Belanja Negara Indonesia.

Saat ini, kata Wiranto, masalah migas di Indonesia terjadi mulai dari pengeboran (drilling), penyulingan (refinery), penimbunan, distribusi, hingga penyelundupan.


"Bagaimana caranya itu bisa kita cegah agar kerugian negara untuk urusan migas ini menjadi minimal sekali atau kita bilang kita bisa habiskan," ujarnya.

Mantan Panglima ABRI ini juga menuturkan celah itu telah membuat kerugian yang sangat besar bagi negara. Kendati demikian, ia tak menjelaskan secara rinci berapa jumlah total kerugian negara atas migas ilegal tersebut.

"Ya ngitungnya sulit, tapi yang pasti itu sangat besar kerugiannya," kata Wiranto.

Kendati demikian, Wiranto menegaskan pemerintah tidak akan sewenang-wenang dalam melakukan penindakan.

Kementerian Dalam Negeri, lanjut Wiranto akan ikut serta untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan para penambang tradisional tidak kehilangan mata pencaharian.

"Memberikan satu alternatif bagi rakyat penambang itu untuk bisa mendapatkan nafkah mereka," ucap Wiranto.

 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS