bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Tersangka Suap PLTU Riau-1 Tegaskan Ada Aliran Uang untuk Munaslub Golkar


Ahmad Furqon,    29 Agustus 2018,    15:10 WIB

Tersangka Suap PLTU Riau-1 Tegaskan Ada Aliran Uang untuk Munaslub Golkar

Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih membenarkan adanya aliran duit dari tersangka lainnya Johannes B Kotjo ke Munaslub Golkar. Namun, Eni tak menjelaskan secara rinci siapa yang memerintahkan dirinya meminta duit Rp 2 miliar dari Johannes B Kotjo tersebut.


"Yang pasti tadi ada ya, mungkin saya terima Rp 2 miliar itu saya terima ada sebagian ke saya ini kan untuk Munaslub Golkar," kata Eni usai diperiksa di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/8/2018).

Eni mengaku dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya, Idrus Marham. Dia juga mengatakan tak ada ditanya soal janji duit USD 1,5 juta dari Johannes kepada Idrus dan dirinya.

"Nggak, nggak, kalau itu nggak sampai ke sana (janji USD 1,5 juta)," tuturnya.


Sebelumnya, dugaan aliran duit ke Munaslub Golkar diungkapkan pengacara Eni Maulani Saragih, Fadli Nasution. Eni merupakan tersangka KPK yang diduga menerima suap dari Kotjo terkait PLTU Riau-1. Eni merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR yang juga disebut menjabat bendahara saat Munaslub itu.

"Jadi begini, Bu Eni kan sebagai bendahara Munaslub, kemudian minta bantuan ke Pak Kotjo, ya minta bantuan ya sudah dikasih 2 M (Rp 2 miliar)," kata Fadli.

Namun Fadli enggan mengaitkan pemberian Kotjo itu dengan kasus yang saat ini menjerat kliennya. Hanya saja, beberapa waktu lalu, Eni pernah menuliskan surat dari dalam tahanannya. Saat itu, Eni mengaku kenal dengan Kotjo dan menganggapnya sebagai kawan.

Dalam perkara Eni, setelah melakukan pengembangan, KPK juga menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni yakni USD 1,5 juta dari Kotjo bila proyek PLTU Riau-1 jadi dikerjakan perusahaan Kotjo.

Pada hari ini, Setya Novanto, juga diperiksa penyidik. Saat ditanya soal aliran uang Rp 2 miliar itu, Novanto mengaku tahu. Namun, Ketum Golkar Airlangga Hartarto membantah soal aliran duit itu.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS