bendera

Kamis, 03 September 2026    06:54 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Tawuran Antar Kelompok Terjadi Kembali Di Manggarai


Andri,    19 Januari 2021,    22:07 WIB

Tawuran Antar Kelompok Terjadi Kembali Di Manggarai
situasi pasca tawuran (ist)

Jakarta-mediaindonesianews.com: Untuk kesekian kalinya, tawuran antar kelompok warga terjadi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakara Selatan. Dalam dua hari terakhir, telah terjadi dua tawuran di kawasan Manggarai.


Tawuran Antar Kelompok Terjadi Kembali Di Manggarai

Tawuran antara kelompok warga yakni geng Gemtas dan geng Tuyul terjadi pertama di Jalan Manggarai Utara II pada Minggu (17/1) sekitar pukul 23.30 WIB.Geng Gemtas adalah kelompok warga yang berdomisili di wilayah Manggarai Atas, sedangkan geng Tuyul tinggal di wilayah Manggarai Bawah.

Kapolsek Tebet Kompol Budi Cahyono mengatakan, tawuran berawal ketika salah satu anggota geng Tuyul yang menyalakan petasan ke arah Manggarai Atas.

“Pengakuan dari saksi bernama Adil dan Akas, tawuran berawal dari anak Tuyul menyalakan petasan ke arah Manggarai Atas,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Senin (18/1).


Kemudian, lanjut Kapolsek geng Gemas merasa tidak terima dan meneriaki anggota geng Tuyul. Aksi tawuran pun terjadi setelah geng Tuyul melemparkan batu ke arah geng Gemtas.

“Lalu, anak Tuyul maju sambil melempari batu dan terjadilah saling lempar antara anak Tuyul dan Gemtas,” ujarnya.

Polisi pun sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Tawuran baru dapat dikendalikan oleh anggota Polsek Tebet dan Polres Jakarta Selatan pada Senin pukul 00.15 WIB. Anggota Kepolisian lalu menjaga TKP guna mencegah tawuran susulan.

Sehari berselang, tawuran kembali terjadi di kawasan Manggarai tepatnya di dekat Pintu Air Manggarai pada Senin malam, dua kelompok warga yang terlibat tawuran sempat saling melempar batu. Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang terlibat tawuran.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyuplai batu untuk tawuran itu. Menurut Aziz, dua polisi terluka akibat lemparan batu ketika melerai tawuran tersebut.

“Ada dua orang (polisi jadi korban),” kata Aziz kepada wartawan di lokasi pada Senin malam. Adapun, tawuran antar warga itu diduga dipicu aksi saling lempar air kencing. (Andri) 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS