bendera

Kamis, 03 September 2026    03:23 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Polres Pemalang Selidiki Kematian Pelajar SMP di Randudongkal, Libatkan Tim Dokkes Polda Jateng


Tim Red,    04 Agustus 2026,    22:55 WIB

Polres Pemalang Selidiki Kematian Pelajar SMP di Randudongkal, Libatkan Tim Dokkes Polda Jateng
istimewa

Pemalang-Mediaindonesianews.com: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pemalang bergerak cepat menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pelajar SMP berinisial AAF (13), warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Mewakili Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima pada Minggu (2/8) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Begitu menerima aduan, tim gabungan Satreskrim Polres Pemalang dan Polsek Randudongkal langsung bergerak menuju rumah duka di Desa Semingkir untuk melakukan olah tempat kejadian perkara awal serta menggali keterangan dari pihak keluarga," ujar AKP M. Faizal Wildan Umar, Senin (3/8).

Dalam proses penyelidikan, penyidik menerapkan pendekatan scientific crime investigation dengan mengedepankan pembuktian ilmiah guna memperoleh fakta secara objektif.


Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya berkoordinasi dengan RSU Mardhatillah Randudongkal, tempat korban sempat menjalani perawatan selama satu hari sebelum dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, Polres Pemalang juga menggandeng Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah untuk melaksanakan autopsi sebagai upaya memastikan penyebab medis kematian korban.

Di sisi lain, penyidik terus memeriksa sejumlah saksi dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna melengkapi proses penyelidikan.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan perkara dilakukan secara terbuka dan mengedepankan profesionalisme.

"Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan. Apabila hasil penyelidikan dan autopsi mengarah pada adanya unsur pidana, kami pastikan proses hukum akan ditegakkan secara tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil autopsi dan rangkaian penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian. Polres Pemalang mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menunggu hasil resmi penyelidikan yang akan disampaikan setelah seluruh proses pembuktian selesai.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS