bendera

Kamis, 03 September 2026    03:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Diduga Illegal Refinery Kembali Terbakar di Bayung Lencir, Aliansi Indonesia Soroti Kinerja APH


Hadi,    29 Juni 2026,    18:15 WIB

Diduga Illegal Refinery Kembali Terbakar di Bayung Lencir, Aliansi Indonesia Soroti Kinerja APH
Istimewa

Muba-Mediaindonesianews.com: Kebakaran yang diduga terjadi di lokasi illegal refinery kembali dilaporkan terjadi di Desa Berdikari, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (28/6). Insiden yang disebut terjadi hanya berselang sekitar 24 jam dari peristiwa serupa itu memicu sorotan dari DPD Aliansi Indonesia Provinsi Sumatera Selatan terhadap penegakan hukum di wilayah tersebut.


Ketua DPD Aliansi Indonesia Sumatera Selatan, Syamsuddin Djoesman, menilai masih maraknya aktivitas penyulingan minyak ilegal di Kecamatan Bayung Lencir mengindikasikan dugaan lemahnya pengawasan dan penindakan oleh aparat penegak hukum, khususnya Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polres Musi Banyuasin bersama jajaran Polsek Bayung Lencir.

Menurut Syamsuddin, kebakaran yang berulang di lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penyulingan minyak ilegal harus menjadi perhatian serius aparat. Ia juga meminta aparat mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut.

"Kami meminta Kapolda Sumatera Selatan dan Kapolres Musi Banyuasin bertindak tegas serta membuka hasil penyelidikan secara transparan tanpa tebang pilih. Siapa pun yang menjadi aktor di balik praktik illegal refinery harus diproses sesuai hukum," ujarnya, Senin (29/6).


Sementara itu, seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku melihat kobaran api disertai asap hitam pekat dan suara ledakan dari lokasi kejadian. Warga bersama masyarakat sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun besarnya kobaran api membuat mereka tidak dapat mendekati titik kebakaran.

"Kami hanya bisa membantu semampunya. Apinya besar sekali dan kami tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bayung Lencir melalui Kanit Reskrim Ipda Heri Pitha menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian bersama tim dari Polda Sumatera Selatan dan Polres Musi Banyuasin.

"Kami akan melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara bersama Polda, Polres, dan Polsek," ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Musi Banyuasin maupun Polsek Bayung Lencir belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun hasil penyelidikan awal atas insiden tersebut. Dugaan bahwa lokasi tersebut merupakan illegal refinery masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS