bendera

Selasa, 03 November 2026    06:23 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Kejati Kalbar Selamatkan Rp55 Miliar dari Kasus Bauksit, Total Capai Rp170 Miliar


Budi,    29 April 2026,    16:24 WIB

Kejati Kalbar Selamatkan Rp55 Miliar dari Kasus Bauksit, Total Capai Rp170 Miliar
Istimewa

Pontianak-Mediaindonesianews.com: Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp55 miliar dalam penanganan perkara dugaan korupsi tata kelola pertambangan bauksit di wilayah Kalbar.


Kejati Kalbar Selamatkan Rp55 Miliar dari Kasus Bauksit, Total Capai Rp170 Miliar

Capaian tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang digelar Rabu (29/4) di Aula lantai 4 Kejati Kalbar. Hadir dalam kesempatan itu jajaran Pidsus, termasuk Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Siju, SH.,MH serta Kepala Seksi Penyidikan, Yuriza Antoni.

Penyelamatan Rp55 miliar ini menambah capaian sebelumnya sebesar Rp115 miliar yang telah diamankan pada 16 April 2026. Dengan demikian, total penyelamatan keuangan negara dalam perkara ini mencapai Rp170 miliar.

“Ini merupakan bagian dari proses penyidikan yang terus berjalan dan upaya konkret dalam memulihkan kerugian negara,” ujar Siju, SH.,MH Aspidsus Kejati Kalbar dalam keterangan pers.


Menurutnya, kasus ini ditangani berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Kalbar Nomor 01/O.1/Fd.1/01/2026 tertanggal 2 Januari 2026, terkait dugaan tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan bauksit di Kalimantan Barat periode 2017–2023.

Dalam proses penyidikan, sejumlah badan usaha pertambangan diketahui belum memenuhi kewajiban penempatan jaminan kesungguhan pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) sejak 2019 hingga 2022. Namun, seiring penanganan perkara oleh penyidik, kewajiban tersebut mulai dipenuhi.

Dana Rp55 miliar yang berhasil diamankan berasal dari penitipan jaminan kesungguhan pembangunan smelter oleh pihak terkait kepada penyidik Kejati Kalbar. Selanjutnya, dana tersebut akan disetorkan ke kas negara sebagai bagian dari pemulihan keuangan negara.

Kejati Kalbar menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di sektor sumber daya alam yang memiliki dampak strategis bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Penyidikan perkara masih terus berlangsung, dan tidak menutup kemungkinan adanya perkembangan lebih lanjut, termasuk penetapan tersangka maupun tambahan penyelamatan keuangan negara. (Budi)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS