bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Polres Tapteng Redam Potensi Tawuran Remaja di Rusunawa Pandan, Satu Parang Disita


LS,    22 April 2026,    18:27 WIB

Polres Tapteng Redam Potensi Tawuran Remaja di Rusunawa Pandan, Satu Parang Disita
istimewa

Tapteng-Mediaindonesianews.com: Personel Kepolisian Resor Tapanuli Tengah (Tapteng) bergerak cepat meredam potensi bentrokan antarkelompok remaja di kawasan Rusunawa Pandan, Selasa (21/4) malam. Polisi memastikan situasi terkendali tanpa terjadi kontak fisik, meski ketegangan sempat meningkat.


Polres Tapteng Redam Potensi Tawuran Remaja di Rusunawa Pandan, Satu Parang Disita

Kapolres Tapteng, Muhammad Alan Haikel, melalui laporan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), menyatakan aparat segera turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan ancaman senjata tajam.

Peristiwa bermula dari kesalahpahaman di kawasan Batu Mardinding, Jalan Abdul Rajab Simatupang. Sejumlah remaja penghuni Rusunawa Pandan disebut terlibat adu mulut dengan warga setempat saat membeli rokok di sebuah warung.

Kasat Reskrim Polres Tapteng, Dian A. Perdana, menjelaskan situasi memanas setelah salah satu remaja diduga mengeluarkan senjata tajam saat meninggalkan lokasi, sehingga memicu reaksi warga yang kemudian mengejar hingga ke rusunawa.


Laporan warga diterima melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 23.20 WIB. Tim patroli yang dipimpin IPTU Dian A. Perdana bersama personel lainnya tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian dan langsung melakukan pengamanan serta mediasi.

“Petugas segera menenangkan massa sehingga potensi bentrokan dapat dicegah,” ujarnya.

Dalam penyisiran di sekitar lokasi, petugas menemukan sebilah parang yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut. Barang bukti ditemukan di parit oleh petugas Satpol PP dan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini, kepolisian masih mendalami kepemilikan senjata tersebut.

Sejumlah pemuda yang sempat diamankan untuk pemeriksaan juga telah dipulangkan setelah tidak ditemukan bukti keterlibatan dalam tindak pidana. Polisi memberikan pembinaan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Selain penanganan insiden, Polres Tapteng melanjutkan patroli “blue light” di sejumlah titik rawan di Kecamatan Pandan, seperti Pantai Indah Pandan dan kawasan alun-alun, untuk mengantisipasi gangguan keamanan seperti balap liar dan aksi geng motor.

Hingga Rabu (22/4) dini hari, situasi di wilayah Pandan, Sibuluan, dan Sarudik dilaporkan aman dan kondusif. Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama pada malam hari.(LS)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS