bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Imigrasi Ngurah Rai dan BNN Bali Amankan WN Ukraina, Diduga Terkait Narkotika dan Overstay


Jro Budi,    21 April 2026,    09:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai dan BNN Bali Amankan WN Ukraina, Diduga Terkait Narkotika dan Overstay
Istimewa

Badung-Mediaindonesianews.com: Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali mengamankan seorang warga negara Ukraina berinisial DB (32) di wilayah Canggu, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (18/4). Penindakan ini dilakukan dalam operasi patroli keimigrasian bertajuk “Dharma Dewata”.


Warga Negara Asing (WNA) tersebut diduga terlibat penyalahgunaan narkotika sekaligus melanggar izin tinggal (overstay).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan penindakan berawal dari informasi BNN terkait aktivitas mencurigakan di sebuah villa di kawasan Canggu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli bergerak ke lokasi sekitar pukul 15.00 WITA dan berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat.

“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan di kamar villa dan menemukan alat bantu penggunaan obat terlarang yang diduga telah digunakan,” ujar Bugie dalam keterangan resmi, Minggu (19/4).


Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika di lokasi, hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa DB telah melanggar aturan keimigrasian karena tinggal di Indonesia melebihi masa izin tinggal selama 66 hari.

Menurut Bugie, yang bersangkutan telah dibawa ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Atas pelanggaran tersebut, DB akan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan.

“Kami tidak memberikan toleransi bagi warga asing yang melanggar aturan hukum di Indonesia, baik pelanggaran izin tinggal maupun keterlibatan dalam tindak pidana,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, mengapresiasi sinergi antara Imigrasi dan BNN dalam operasi tersebut. Ia menyebut patroli keimigrasian sebagai upaya menjaga keamanan serta kualitas pariwisata Bali.

“Melalui pengawasan yang terukur dan sinergi antar-instansi, kami ingin memastikan Bali tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan yang menghormati hukum dan kearifan lokal,” ujarnya.

Imigrasi Ngurah Rai menyatakan akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna mencegah pelanggaran hukum oleh warga negara asing serta menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata internasional yang tertib dan aman. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS