bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Perbedaan NIP Mantan Kadinkes Banyuasin Picu Sorotan, BPAN Minta Audit Menyeluruh


Hadi,    29 Maret 2026,    11:39 WIB

Perbedaan NIP Mantan Kadinkes Banyuasin Picu Sorotan, BPAN Minta Audit Menyeluruh
Istimewa

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Dugaan kejanggalan dalam penggunaan keuangan dan perjanjian kinerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2023–2024 mencuat ke publik. Hal ini menyusul ditemukannya perbedaan tiga Nomor Induk Pegawai (NIP) yang diduga milik dr. Rini Pratiwi, M.Kes saat menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan pada periode tersebut.


DPD Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Provinsi Sumatera Selatan menyoroti temuan tersebut dan mempertanyakan validitas penggunaan tiga NIP yang berbeda dalam dokumen resmi, khususnya yang berkaitan dengan laporan keuangan dan administrasi kinerja dinas.

Ketua DPD BPAN Sumsel, Syamsuddin, menyatakan bahwa perbedaan NIP dalam dokumen resmi pemerintah bukan persoalan sepele. Menurutnya, hal tersebut berpotensi menimbulkan dugaan pelanggaran administratif hingga indikasi penyimpangan keuangan negara.

“Perbedaan nomor NIP ini tidak bisa dianggap remeh. Dalam laporan keuangan, kesalahan sekecil apa pun tidak diperbolehkan karena menyangkut pertanggungjawaban keuangan negara. Ini harus ditelusuri, apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian,” ujar Syamsuddin, Sabtu (28/3).


Ia menambahkan, penggunaan NIP yang berbeda dalam dokumen yang ditandatangani oleh kepala dinas berpotensi menimbulkan pertanyaan publik dan spekulasi di tengah masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut dinilai bisa mengarah pada dugaan rekayasa administrasi dalam penggunaan anggaran APBD.

BPAN Sumsel mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya Bupati dan Inspektorat, untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di Dinas Kesehatan. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap penyebab munculnya perbedaan NIP dalam dokumen resmi.

“Kami meminta aparat yang berwenang segera turun tangan melakukan pemeriksaan secara detail. Jika ditemukan adanya pelanggaran, harus ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

BPAN juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas guna memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, dr. Rini Pratiwi selaku mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait perbedaan NIP tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapat tanggapan. Hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum menyampaikan hak jawab. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS