bendera

Selasa, 03 November 2026    07:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Senderan Proyek di Ungasan Runtuh, Dua Pekerja Meninggal Dunia


JroBudi,    24 Januari 2026,    00:47 WIB

Senderan Proyek di Ungasan Runtuh, Dua Pekerja Meninggal Dunia
Istimewa

Badung-Mediaindonesianews.com: Kecelakaan kerja fatal terjadi di sebuah proyek konstruksi di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (23/1) siang. Senderan tembok penahan tanah dilaporkan ambrol dan menimbun para pekerja yang tengah beraktivitas di lokasi proyek, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.


Senderan Proyek di Ungasan Runtuh, Dua Pekerja Meninggal Dunia

Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Farhan dan Shohibul Hasan (25). Sementara satu korban selamat, Muhammad Waki, saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka-luka yang dideritanya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan proses evakuasi korban berlangsung sulit karena kondisi medan di lokasi kejadian sangat berisiko.

“Medan di lokasi sangat berbahaya. Struktur tanah masih labil dan ditemukan banyak retakan, sehingga tim harus ekstra hati-hati saat melakukan evakuasi,” ujar Sidakarya.


Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait lainnya segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat untuk menyingkirkan material longsoran. Salah satu korban, Shohibul Hasan, baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 WITA dalam kondisi meninggal dunia.

Insiden tersebut memunculkan sorotan terhadap penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di proyek konstruksi, khususnya yang berada di kawasan dengan kontur tanah labil. Saat kejadian, para pekerja diketahui berada di bawah area senderan yang kemudian runtuh secara tiba-tiba.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di lokasi. Penyelidikan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya senderan tembok serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku usaha konstruksi agar lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama pada proyek-proyek yang memiliki tingkat risiko tinggi, guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa di kemudian hari. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS