bendera

Selasa, 03 November 2026    07:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Mantan Bandesa Adat Serangan Dilaporkan ke Polda Bali, Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 4,5 Miliar


JroBudi,    14 Januari 2026,    01:40 WIB

Mantan Bandesa Adat Serangan Dilaporkan ke Polda Bali, Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 4,5 Miliar
istimewa

Denpasar-Mediaindonesianews.com: Perangkat Desa Adat Serangan secara resmi melaporkan mantan Bandesa Adat Serangan berinisial IMS ke Kepolisian Daerah (Polda) Bali atas dugaan penggelapan dana desa adat senilai Rp 4,5 miliar. Laporan tersebut dilayangkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali pada Selasa (13/1/2026).


Pelaporan ini didasarkan pada hasil audit laporan pertanggungjawaban keuangan Desa Adat Serangan yang menemukan adanya transaksi jual-beli lahan milik desa adat yang dilakukan oleh IMS saat menjabat sebagai Bandesa Adat. Dalam audit tersebut terungkap, dana hasil penjualan lahan senilai Rp 4,5 miliar tidak pernah tercatat maupun masuk ke kas Desa Adat Serangan.

Bandesa Adat Serangan saat ini, I Nyoman Gede Pariartha, menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk transparansi dan klarifikasi kepada seluruh krama desa adat terkait pengelolaan aset desa.

“Sesuai Akta Jual Beli (AJB), nilai transaksinya Rp 4,5 miliar. Namun dana tersebut tidak pernah tertuang dalam laporan pertanggungjawaban bandesa sebelumnya. Karena itu, kami menempuh jalur hukum agar permasalahan ini menjadi terang dan jelas bagi masyarakat desa adat,” ujar Pariartha didampingi seluruh Prajuru Desa Adat Serangan usai pelaporan.


Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/37/I/2026/SPKT/POLDA BALI tertanggal 13 Januari 2026, IMS dilaporkan atas dugaan penggelapan hasil penjualan aset tanah Desa Adat Serangan seluas 1.090 meter persegi, Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 00879, yang transaksi jual-belinya terjadi pada 3 November 2021. Hasil audit menyebutkan, hingga kini terlapor belum menyetorkan dana hasil penjualan tersebut ke kas desa adat.

Pariartha berharap Polda Bali dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan kepastian hukum demi menjaga marwah serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga desa adat.

“Saya sebagai Bandesa saat ini menanggung beban moral yang besar. Jangan sampai saya yang tidak terlibat justru dianggap menikmati hasil penjualan tersebut. Ini persoalan serius yang mencederai desa adat. Saya berharap aparat penegak hukum mampu mengungkap kasus ini secara profesional dan transparan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar terkait tata kelola serta pengawasan aset dan keuangan desa adat di Bali. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS