bendera

Kamis, 03 September 2026    05:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Pejabat Disdik OKI Diduga Dianiaya Kader PKB


Hadi,    03 Desember 2025,    19:17 WIB

Pejabat Disdik OKI Diduga Dianiaya Kader PKB
istimewa

Kayuagung-Mediaindonesianews.com: Kegiatan pembelajaran mendalam yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan di GOR Perahu Kajang, Kayuagung, Rabu (12/11), mendadak berubah ricuh. Seorang pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Herianto, S.Pd., M.Si, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berinisial RD.


Pejabat Disdik OKI Diduga Dianiaya Kader PKB

Peristiwa ini terjadi saat ratusan peserta tengah mendengarkan pengarahan Kabid GTK Disdik Provinsi Sumsel. Berdasarkan informasi lapangan, pelaku RD tiba-tiba mendatangi Herianto sambil memaki dengan nada tinggi, lalu diduga langsung melakukan tindakan kekerasan.

“Sempat marah-marah, maki-maki, lalu tiba-tiba memukul korban. Kami kaget dan suasana langsung kacau,” ujar salah seorang peserta yang menyaksikan kejadian.

Beberapa peserta mengaku panik. Sebagian mencoba melerai, sementara yang lain memilih menjauh karena takut terjadi keributan lanjutan. Insiden tersebut membuat jalannya acara sempat terhenti.


Merasa dirugikan, Herianto melaporkan tindakan penganiayaan tersebut ke Polres OKI dengan nomor laporan LP/B/591/XI/2025/SPKT Polres OKI, yang diterima langsung oleh Kasat SPKT Ipda Erwin.

“Benar, saya sempat dianiaya sehingga harus visum. Saya serahkan semua kepada pihak berwajib,” ujar Herianto usai membuat laporan resmi.

Kasat SPKT Polres OKI, Ipda Erwin, membenarkan adanya laporan tersebut. “Betul, laporan sudah kami terima,” ujarnya singkat.

Insiden ini juga memantik reaksi dari peserta lain dan masyarakat sekitar. Mereka mengecam tindakan kekerasan di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman dan tertib.

“Kegiatan pendidikan itu harusnya steril dari premanisme. Masa pejabat dinas saja bisa diperlakukan begitu di tempat umum?” ujar salah seorang guru peserta.

Hingga kini belum diketahui motif pasti pelaku RD, namun sejumlah peserta menduga insiden ini dipicu persoalan pribadi antara pelaku dan korban.

Polres OKI memastikan akan menangani kasus tersebut sesuai prosedur, sementara pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa yang mencoreng kegiatan pendidikan tersebut.(Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS