bendera

Selasa, 03 November 2026    08:39 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Skandal “Uang Siluman” Kejati NTB Resmi Tahan Ketua Komisi IV DPRD NTB


JroBudi,    25 November 2025,    21:45 WIB

Skandal “Uang Siluman” Kejati NTB Resmi Tahan Ketua Komisi IV DPRD NTB
Istimewa

Mataram-Mediaindonesianews.com: Pengusutan kasus dugaan gratifikasi “uang siluman” di lingkungan DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB kembali menetapkan satu tersangka tambahan, memperkuat indikasi bahwa praktik korupsi terkait program pokok pikiran (Pokir) tidak dilakukan oleh segelintir pihak saja.


Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim (HK), resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Senin (24/11). Usai pemeriksaan, HK terlihat keluar dari ruang penyidik dengan kepala tertunduk dan enggan memberikan pernyataan kepada media. Penyidik langsung menahannya di Lapas Kelas IIA Kuripan, Lombok Barat, untuk masa penahanan 20 hari.

HK ditahan bersamaan dengan tersangka lain, anggota Komisi V DPRD NTB, Indra Jaya Usman (IJU). Keduanya memperkuat daftar tersangka yang sebelumnya telah mencakup M. Nashib Ikroman (MNI) dari Komisi III dan IJU dari Komisi V.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTB, Zulkifli Said, membenarkan penetapan tersangka terbaru ini.


“Hari ini kami tetapkan satu lagi tersangka kasus gratifikasi DPRD NTB atas nama HK,” ujarnya.

HK dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf (b) UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 250 juta.

Aliran Dana Fee Pokir Ikut Terbongkar

Perkembangan penyidikan menunjukkan adanya pola penerimaan fee dari program Pokir anggota DPRD NTB. Setiap anggota dewan diduga menerima fee sekitar 15 persen dari nilai Pokir yang mencapai Rp 2 miliar per orang. Artinya, sekitar Rp 300 juta per anggota berpotensi menjadi gratifikasi.

Kejati mengungkapkan, sejumlah anggota DPRD NTB telah mengembalikan uang yang diterima secara tidak sah, dengan total lebih dari Rp 2 miliar. Pengembalian itu dianggap sebagai penguat bukti dalam proses penyidikan.

Penyelidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejati NTB Nomor PRINT-09/N.2/Fd.1/07/2025 tertanggal 10 Juli 2025. Hingga kini, puluhan pihak telah diperiksa, termasuk pimpinan dan anggota DPRD, serta pejabat eksekutif Pemprov NTB.

Penyidikan Dipastikan Berlanjut

Kejati NTB menegaskan bahwa penyidikan belum selesai dan potensi tersangka baru masih terbuka.

“Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional, tanpa mengesampingkan siapa pun yang terbukti menerima aliran dana ilegal,” tegas Zulkifli.

Kasus dugaan gratifikasi ini diprediksi masih akan melebar, mengingat nilai dana Pokir yang besar serta keterlibatan lebih dari satu komisi dalam struktur DPRD NTB. (jr/JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS