bendera

Selasa, 03 November 2026    08:54 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Polda NTB Tahan Lima Tersangka Penganiayaan Polisi, Saat Eksekusi Lahan


Jro Budi,    14 November 2025,    18:42 WIB

Polda NTB Tahan Lima Tersangka Penganiayaan Polisi, Saat Eksekusi Lahan
Istimewa

Sumbawa-Mediaindonesianews: Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi menahan lima dari tujuh terduga pelaku penganiayaan terhadap anggota Polri saat pengamanan eksekusi lahan di Ai Jati, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa yang terjadi pada 5 November 2025 lalu menyebabkan tiga personel Polres Sumbawa mengalami luka serius akibat tebasan parang.


Polda NTB Tahan Lima Tersangka Penganiayaan Polisi, Saat Eksekusi Lahan

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat, S.IK., dalam konferensi pers di Mapolda NTB, mengatakan bahwa kelima tersangka berinisial HS, D, IM, A, dan S kini ditahan di Rutan Polda NTB. Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Kelima terduga sudah kami amankan, sementara dua lainnya masih diburu. Identitas keduanya sudah kami ketahui. Kami imbau agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan penangkapan paksa,” tegas Kombes Syarif, Jumat (14/11)

Penyidik memastikan ketiga anggota Polri yang menjadi korban mengalami luka serius, bahkan satu di antaranya harus menjalani operasi akibat serangan langsung dan bukan kecelakaan di lapangan.


Proses eksekusi lahan saat itu terpaksa dihentikan, dan Kapolres Sumbawa memerintahkan penarikan pasukan demi mencegah eskalasi konflik. Penyidik kemudian melakukan pendalaman dan menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Salah satu tersangka bahkan diduga berperan sebagai provokator. Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa ia memberikan uang sebesar Rp1 juta kepada salah satu pelaku yang melakukan penyerangan.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk parang yang diduga digunakan untuk menebas korban, pakaian pelaku, topi, dan hasil visum luka para korban.

Para tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, Pasal 356 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan terhadap petugas, Pasal 170 ayat (2) KUHP tentang pengeroyokan, Pasal 213 ayat (2) KUHP tentang perlawanan terhadap petugas, serta Pasal 406 KUHP terkait perusakan.

Polda NTB menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan. Masyarakat diimbau tetap menjaga situasi tetap kondusif menyusul tensi yang sempat meningkat akibat kasus ini. (JroBudi).


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS