bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Uang Tak Cair, Petani Banyuasin Ancam Laporkan CV PMJF ke Polisi


Hadi,    03 November 2025,    15:57 WIB

Uang Tak Cair, Petani Banyuasin Ancam Laporkan CV PMJF ke Polisi
Istimewa

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Chandra, warga Kecamatan Lalan, Kabupaten Banyuasin, mengaku kecewa dan kesal terhadap pihak CV. Pulau Mandiri Jaya Farm (PMJF) yang hingga kini belum membayar hasil penjualan 20 ton jagung bijian kering miliknya senilai Rp120 juta.


Uang Tak Cair, Petani Banyuasin Ancam Laporkan CV PMJF ke Polisi

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (3/11) ketika Chandra mengantarkan jagung menggunakan dua truk dengan nomor polisi BG 8838 JN dan BG 8995 UY ke gudang CV PMJF yang berlokasi di Jalan Palembang–Betung KM 13, Banyuasin. Menurutnya, seluruh jagung telah ditimbang dan dibongkar di gudang perusahaan melalui petugas timbang bernama Acun.

“Setelah bongkar muat selesai, saya tidak menerima pembayaran. Ketika saya tanyakan ke pihak perusahaan, saya justru tidak diizinkan masuk dan disuruh menunggu di luar pagar yang dikunci dari dalam,” ujar Chandra kepada wartawan.

Lebih lanjut Chandar menjelaskan bahwa, setelah menunggu beberapa jam, muncul perwakilan CV PMJF yang mengaku bernama Jansen menyampaikan bahwa jagung tersebut sudah dibayar kepada seseorang bernama Pipit. Namun, Chandra menegaskan tidak mengenal orang yang dimaksud.


“Saya tidak kenal siapa Pipit itu. Saya menjual jagung kepada CV PMJF, jadi seharusnya pembayaran dilakukan kepada saya langsung, bukan ke orang lain,” tegasnya.

Merasa dirugikan, Chandra menuntut agar pihak perusahaan segera melunasi pembayaran atau mengembalikan jagungnya. Jika tidak ada penyelesaian, ia berencana menempuh jalur hukum untuk menuntut haknya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Pulau Mandiri Jaya Farm belum memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS