bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Sidang Penghinaan Desa Adat Tegalalang Memanas, Korban Tolak Maaf dan Desak Vonis Adil


Jro Budi,    21 Oktober 2025,    00:18 WIB

Sidang Penghinaan Desa Adat Tegalalang Memanas, Korban Tolak Maaf dan Desak Vonis Adil
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Suasana sidang kasus dugaan penghinaan terhadap Desa Adat Tegalalang di Pengadilan Negeri (PN) Bangli pada Senin (20/10) berlangsung tegang. Puluhan krama (warga adat) Desa Adat Tegalalang hadir untuk mengawal jalannya persidangan dengan terdakwa Wayan Karmada alias Gopel.


Sidang Penghinaan Desa Adat Tegalalang Memanas, Korban Tolak Maaf dan Desak Vonis Adil

Sidang yang memasuki agenda pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Made Aryani, SH. Salah satu saksi utama, yakni korban penghinaan Sang Ketut Rencana, memberikan keterangan disertai beberapa saksi lain yang diperiksa hingga sore hari.

Bendesa Adat Tegalalang, I Wayan Miarsa, menegaskan bahwa kehadiran warganya di PN Bangli semata-mata untuk mengawal proses hukum agar berjalan adil dan transparan, bukan untuk membuat keributan.

“Kami datang bukan untuk menciptakan anarkisme, tetapi untuk menuntut penegakan hukum yang profesional dan berdasarkan fakta di lapangan,” ujarnya.


Miarsa juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang telah membantu proses hukum hingga tahap persidangan. Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal sidang hingga putusan akhir.

Sementara itu, korban penghinaan Sang Ketut Rencana dengan tegas menolak permintaan maaf dari terdakwa. Ia menilai penghinaan tersebut bukan hanya menyerang dirinya secara pribadi, tetapi juga melecehkan lembaga adat yang menjadi simbol spiritual masyarakat Bali.

“Sebagai petugas di Desa Adat, penghinaan terhadap saya berarti juga menghina lembaga adat. Desa Adat adalah taksunya Bali. Kalau ini dihina, maka turun taksu Bali,” tegasnya.

Rencana meminta majelis hakim memberikan vonis yang seadil-adilnya dan setimpal dengan perbuatan terdakwa. Ia juga memperingatkan akan adanya potensi reaksi besar dari masyarakat adat apabila keputusan pengadilan dianggap tidak adil.

“Kalau vonisnya tidak sesuai keadilan, akan terjadi kekisruhan. Kami ingin hukum ditegakkan setegak-tegaknya,” katanya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Rencana menyebut pihaknya siap mengerahkan lebih banyak krama adat untuk hadir di sidang berikutnya apabila masih ada fakta yang belum terungkap. Hal itu, menurutnya, sebagai bentuk keseriusan Desa Adat Tegalalang dalam menjaga kehormatan adat dan menuntut keadilan.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Bangli karena dinilai menyangkut martabat lembaga adat sebagai bagian penting dari struktur sosial budaya Bali. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan sebelum pembacaan tuntutan oleh jaksa. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS