bendera

Selasa, 03 November 2026    08:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Sidang Penghinaan Desa Adat Tegalalang Memanas, Korban Tolak Maaf dan Desak Vonis Adil


Jro Budi,    21 Oktober 2025,    00:18 WIB

Sidang Penghinaan Desa Adat Tegalalang Memanas, Korban Tolak Maaf dan Desak Vonis Adil
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Suasana sidang kasus dugaan penghinaan terhadap Desa Adat Tegalalang di Pengadilan Negeri (PN) Bangli pada Senin (20/10) berlangsung tegang. Puluhan krama (warga adat) Desa Adat Tegalalang hadir untuk mengawal jalannya persidangan dengan terdakwa Wayan Karmada alias Gopel.


Sidang Penghinaan Desa Adat Tegalalang Memanas, Korban Tolak Maaf dan Desak Vonis Adil

Sidang yang memasuki agenda pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Made Aryani, SH. Salah satu saksi utama, yakni korban penghinaan Sang Ketut Rencana, memberikan keterangan disertai beberapa saksi lain yang diperiksa hingga sore hari.

Bendesa Adat Tegalalang, I Wayan Miarsa, menegaskan bahwa kehadiran warganya di PN Bangli semata-mata untuk mengawal proses hukum agar berjalan adil dan transparan, bukan untuk membuat keributan.

“Kami datang bukan untuk menciptakan anarkisme, tetapi untuk menuntut penegakan hukum yang profesional dan berdasarkan fakta di lapangan,” ujarnya.


Miarsa juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang telah membantu proses hukum hingga tahap persidangan. Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal sidang hingga putusan akhir.

Sementara itu, korban penghinaan Sang Ketut Rencana dengan tegas menolak permintaan maaf dari terdakwa. Ia menilai penghinaan tersebut bukan hanya menyerang dirinya secara pribadi, tetapi juga melecehkan lembaga adat yang menjadi simbol spiritual masyarakat Bali.

“Sebagai petugas di Desa Adat, penghinaan terhadap saya berarti juga menghina lembaga adat. Desa Adat adalah taksunya Bali. Kalau ini dihina, maka turun taksu Bali,” tegasnya.

Rencana meminta majelis hakim memberikan vonis yang seadil-adilnya dan setimpal dengan perbuatan terdakwa. Ia juga memperingatkan akan adanya potensi reaksi besar dari masyarakat adat apabila keputusan pengadilan dianggap tidak adil.

“Kalau vonisnya tidak sesuai keadilan, akan terjadi kekisruhan. Kami ingin hukum ditegakkan setegak-tegaknya,” katanya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Rencana menyebut pihaknya siap mengerahkan lebih banyak krama adat untuk hadir di sidang berikutnya apabila masih ada fakta yang belum terungkap. Hal itu, menurutnya, sebagai bentuk keseriusan Desa Adat Tegalalang dalam menjaga kehormatan adat dan menuntut keadilan.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Bangli karena dinilai menyangkut martabat lembaga adat sebagai bagian penting dari struktur sosial budaya Bali. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan sebelum pembacaan tuntutan oleh jaksa. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS