bendera

Selasa, 03 November 2026    09:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Jaksa Hentikan Penuntutan Kasus KDRT Ibu dan Anak Lewat RJ


Agn,    08 September 2025,    16:44 WIB

Jaksa Hentikan Penuntutan Kasus KDRT Ibu dan Anak Lewat RJ
Istimewa

Lahat-Mediaindonesianews.com: Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat menghentikan penuntutan perkara tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan seorang anak terhadap ibu kandungnya melalui mekanisme restorative justice (RJ). Keputusan tersebut diumumkan pada Senin (8/9) di Kantor Kejari Lahat.


Jaksa Hentikan Penuntutan Kasus KDRT Ibu dan Anak Lewat RJ

Kepala Kejari Lahat, Toto Roedianto S.Sos., SH., MH, didampingi Jaksa Fasilitator Nindi Anggraini, SH, menyatakan bahwa penghentian penuntutan terhadap tersangka Aldo Yukiansyah Bin Jopiko (alm) dilakukan setelah perkara tersebut diekspose dalam gelar perkara bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melalui zoom meeting. Persetujuan penghentian penuntutan diberikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH., M.Hum.

Kajari Lahat menjelaskan bahwa penghentian penuntutan ini sesuai Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 tentang Restorative Justice, dengan pertimbangan tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana dan ancaman hukumannya tidak lebih dari lima tahun.

“Dengan penghentian perkara ini, kami berharap hubungan keluarga dapat kembali pulih. Kejaksaan berkomitmen menjalankan penegakan hukum humanis yang mengedepankan nilai keadilan sosial di masyarakat,” ujar Toto Roedianto.


Masyarakat sekitar juga merespons positif langkah perdamaian tersebut. Kejari Lahat menegaskan akan terus mendorong penerapan restorative justice agar hukum tidak hanya menekankan aspek pidana, tetapi juga menghadirkan manfaat dan keadilan bagi masyarakat.

Kasus bermula pada 21 Mei 2025 di Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Merapi Barat, Lahat. Tersangka Aldo terlibat cekcok dengan ibunya, Pitriani Binti Amidin, terkait makanan. Emosi tersangka memuncak hingga mengancam korban menggunakan senapan angin. Meski tidak terjadi kekerasan fisik, korban mengalami trauma psikis dan gangguan kecemasan berdasarkan hasil pemeriksaan psikolog.

Melalui proses mediasi yang difasilitasi Kejari Lahat pada 13 Agustus 2025, tersangka dan korban sepakat berdamai. Korban memaafkan anaknya dan tersangka berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Perdamaian ini turut disaksikan keluarga, perangkat desa, tokoh agama, serta penyidik Polsek Merapi Barat. (agn)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...

MEDIA INDONESIA NEWS