bendera

Kamis, 03 September 2026    06:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Kasus Investasi Bodong Mandek, Saksi Ahli: Dua Bukti Sudah Cukup


Agn,    01 Juli 2025,    15:31 WIB

Kasus Investasi Bodong Mandek, Saksi Ahli: Dua Bukti Sudah Cukup
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kasus dugaan investasi fiktif senilai Rp2,2 miliar yang dilaporkan Eddy Halim ke Polres Metro Jakarta Barat belum menunjukkan perkembangan berarti meski sudah hampir satu tahun.


Hari ini, penyidik memanggil pakar hukum pidana, Yuni Ginting, guna memberikan pendapat terkait bukti-bukti yang diajukan.

“Saya diminta menjelaskan secara hukum terkait dokumen dan keterangan dalam kasus ini,” ujar Yuni usai dimintai keterangan, Senin (30/6).

Menurut Yuni, bukti berupa percakapan WhatsApp yang berisi janji keuntungan serta bukti transfer dapat dinilai sebagai petunjuk kuat sesuai Pasal 5 Ayat 1 UU ITE.


“Secara yuridis, sudah memenuhi syarat minimal dua alat bukti,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum pelapor, Hendricus Sidabutar, membenarkan kehadiran saksi ahli atas permintaan penyidik. Ia menilai proses hukum berjalan lambat dan meminta pihak kepolisian segera menetapkan status hukum terlapor.

“Kami bingung, kasus serupa seringkali langsung ditindak, tapi yang ini tidak. Padahal bukti kuat, kerugian besar, dan proses sudah lama,” ujarnya.

Hendricus menduga ada pihak di internal kepolisian yang menghambat penanganan perkara ini. Ia menegaskan bahwa semua unsur pidana telah terpenuhi dan mendesak agar pelaku segera ditahan.

“Bukti digital tidak bisa dimanipulasi. Kami minta Kapolres ambil sikap tegas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Reskrim Polres Jakbar belum memberikan tanggapan. AKBP Arfan Zulkan selaku Kasat Reskrim disebut sedang tidak berada di tempat. (agn)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS