bendera

Kamis, 03 September 2026    06:54 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Keluarga Korban Minta Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana


JroBudi,    22 Juni 2025,    09:18 WIB

Keluarga Korban Minta Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana
istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Tragedi berdarah di arena sabung ayam (tajen) wilayah Songan, Kintamani, Kabupaten Bangli, yang menewaskan Komang Alam Sutawan (37) beberapa waktu lalu, masih menyisakan duka mendalam, bahkan peristiwa yang melibatkan Mangku Luwes (56) ini menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.


Keluarga Korban Minta Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

Puluhan anggota keluarga besar korban mendatangi Mapolres Bangli guna memastikan penegakan hukum berjalan secara adil, kedatangan mereka diterima oleh Kanit 1 Reskrim Polres Bangli, Iptu Putu Asmara Putra, Sabtu (21/6) pukul 13.45 Wita,

(baca: kasus tajen maut songan keluarga korban ancam demo polres bangli)

Salah satu perwakilan keluarga korban, Jero Suarta, menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian, namun mereka menuntut hukuman maksimal bagi pelaku.


Keluarga Korban Minta Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana

"Kami hanya ingin keadilan. Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya, bahkan kalau bisa dihukum mati karena telah menghilangkan nyawa keluarga kami," katanya kepada awak media.

Tak hanya itu, Keluarga korban mengungkapkan bahwa Mangku Luwes bukan orang baru dalam kasus kekerasan. Pada tahun 2016, Mangku Luwes diketahui pernah melakukan pembunuhan terhadap Gede Pasek dan divonis 17 tahun penjara. Namun, ia hanya menjalani hukuman selama 8 tahun di Lapas Nusakambangan dan bebas dua bulan lalu, untuk itu keluarga korban berharap agar pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Baru dua bulan bebas, dia sudah membuat ulah lagi. Ini membuat masyarakat resah, bukan hanya keluarga kami. Kami ingin hidup tenang dan harmonis di desa," ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pasal tersebut masih dalam proses pembuktian.

“Pasal 340 masih kami dalami. Proses pembuktian sedang berjalan,” katanya singkat.

Sebelumnya diberitakan, insiden maut ini terjadi pada Sabtu (14/6) sekitar pukul 16.40 Wita di arena tajen wilayah Njung Les, Banjar Tabu, Desa Songan. Menurut informasi, Mangku Luwes yang dalam kondisi diduga mabuk datang ke arena dan memicu keributan dengan menanyakan siapa penyelenggara sabung ayam. Cekcok mulut tak terhindarkan dan berujung perkelahian yang menewaskan Komang Alam akibat luka tusuk senjata tajen di bagian dada. Mangku Luwes sendiri mengalami luka serius di bagian perut.

(baca: arena tajen kintamani makan korban satu orang meninggal-dunia)

Hingga saat ini, Polres Bangli terus mendalami kasus tersebut guna menetapkan pasal yang tepat bagi tersangka dan menjamin keadilan bagi pihak korban. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS