bendera

Kamis, 03 September 2026    07:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Klarifikasi Polda Jateng Terkait 11 Oknum Beratribut Ormas Terlibat Premanisme


Agn,    06 Juni 2025,    15:07 WIB

Klarifikasi Polda Jateng Terkait 11 Oknum Beratribut Ormas Terlibat Premanisme
istimewa

Semarang-Mediaindonesianews.com: Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) mengklarifikasi pernyataan soal pemetaan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang sempat disebut terafiliasi dengan aksi premanisme dalam Operasi Aman Candi 2025. Penegasan itu disampaikan Wakapolda Jawa Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Usman Latif, dalam konferensi pers di Semarang, Kamis (5/6).


Menurut Usman, istilah “terafiliasi” yang sebelumnya digunakan bukan ditujukan kepada organisasi secara kelembagaan, melainkan merujuk pada oknum yang menggunakan atribut ormas untuk melakukan tindak pidana.

“Yang dimaksud terafiliasi adalah oknum anggota ormas, bukan ormasnya. Ini adalah individu yang mengaku sebagai anggota dan menggunakan atribut ormas untuk melakukan tindakan melanggar hukum,” kata Usman.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan atau tersinggung oleh diksi yang digunakan dalam pernyataan sebelumnya. Usman menegaskan, tidak ada upaya dari kepolisian untuk mendiskreditkan organisasi masyarakat mana pun.


“Kami tegaskan, tidak ada maksud menyudutkan ormas mana pun. Justru keterlibatan ormas sangat penting dalam mendukung pemberantasan premanisme dan menjaga ketertiban sosial,” ujarnya.

Operasi Aman Candi 2025 yang digelar selama beberapa pekan terakhir berhasil menjaring 916 tersangka dari berbagai tindak pidana. Dari jumlah itu, 33 tersangka diketahui merupakan oknum yang terkait dengan 11 ormas yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Pemetaan ini, menurut Polda Jateng, bukan bertujuan untuk mengeneralisasi, melainkan sebagai bagian dari strategi penegakan hukum berbasis data.

“Kami tetap komit dalam menindak tegas siapa pun pelaku kejahatan, tanpa pandang bulu, termasuk mereka yang bersembunyi di balik identitas tertentu,” tegasnya (Agn)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS