bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Warga Tegalalang Temui Kapolsek Bangli, Minta Klarifikasi Terkait Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik


JroBudi,    06 Juni 2025,    09:54 WIB

Warga Tegalalang Temui Kapolsek Bangli, Minta Klarifikasi Terkait Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Puluhan Warga Tegalalang Saat Temui Kapolsek Bangli

Bangli-Mediaindonesianews.com: Puluhan warga Desa Adat Tegalalang, Bangli mendatangi Polsek Bangli untuk memperoleh klarifikasi terkait peran Babinkamtibmas dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. Rombongan yang dipimpin Bendesa Adat dan Sang Ketut Rencana (Kertadesa dan Korlap) berjalan dari Bale Banjar menuju Mapolsek dengan tertib dan santun dan diterima Kapolsek Bangli, Kompol I Dewa Made Suryatmaja, SH., MH beserta jajarannya di halaman Mapolsek.


Warga Tegalalang Temui Kapolsek Bangli, Minta Klarifikasi Terkait Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sang Ketut Rencana menyampaikan permohonan klarifikasi terkait tidak bersedia bersaksi Babinkamtibmas di Polres Bangli dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya terhadap Wayan Karmada (Gopel). Kejadian pencemaran nama baik ini terjadi pada bulan Maret lalu, berkaitan dengan kasus penebangan pohon kelapa milik desa adat. Sang Ketut Rencana menyatakan bahwa Babinkamtibmas dan Babinsa seharusnya dapat memberikan kesaksian karena mereka hadir saat kejadian.

"Babinkamtibmas dan Babinsa melihat dan mendengar peristiwa tersebut, namun tidak memberikan kesaksiannya," ujar Sang Ketut Rencana.

Kapolsek Bangli menanggapi permohonan warga dengan baik. Ia menyatakan akan meminta Babinkamtibmas untuk memberikan kesaksian sesuai dengan pengetahuan dan pengamatannya di lapangan. Terkait tudingan terhadap kinerja Babinkamtibmas, Kapolsek menyatakan akan melakukan evaluasi.


Dugaan pencemaran nama baik ini bermula dari perselisihan mengenai penebangan pohon kelapa milik desa adat oleh Sang Begawan, Wayan Karmada (Gopel), yang tidak berkompeten dalam masalah tersebut, diduga melakukan pernyataan yang menyinggung Sang Ketut Rencana dan desa adat. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS