bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Belum Jelas Penyidikan 3 Kasus Kebakaran dalam Sepekan, Ileggal Driling di HGU PT Hindoli Kembali Terbakar


Hadi,    05 Mei 2025,    09:35 WIB

Belum Jelas Penyidikan 3 Kasus Kebakaran dalam Sepekan, Ileggal Driling di HGU PT Hindoli Kembali Terbakar
Istimewa

Muba-Mediaindonesianews.com: Tiga Titik Kebakaran di pengeboran Ileggal Driling areal HGU PT. Hindoli Kecamatan Keluang yang terjadi dalam sepekan kemarin belum ada titik terang. Ironisnya, kebakaran kembali terjadi di lahan tersebut pada hari, Minggu (04/05).


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan di lapangan, kebakaran sumur minyak ilegal di kawasan kebun sawit milik PT. Hindoli tersebut terjadi pada Minggu pagi, api berkobar diantara pohon pohon sawit milik PT. Hindoli yang sudah tidak dirawat lagi. Para pekerja telihat berhamburan berlari untuk menyelamatkan diri masing masing.

"Belum tahu pasti, apa penyebab kebakaran yang terjadi, yang jelas mendadak pada Minggu pagi api berkobar disalah satu pengeboran minyak diantara pohon sawit milik PT. Hindoli. Kami juga tidak tahu apakah ada korban jiwa apa tidak, yang jelas api dengan cepat melalap semua yang ada disekitarnya," kata salah seorang warga berinisial B yang mengaku melihat langsung kejadian itu ke awak media.

Lebih lanjut B diceritakan, bahwa sebelumnya dalam beberapa pekan terakhir sudah sering terjadi kebakaran di pengeboran minyak ilegal milik masyarakat ini. Menurutnya, sedikitnya sudah ada tujuh kali kebakaran ilegal drailing diwilayah HGU Milik PT. Hindoli tersebut.


"Ya, memang seperti itulah yang tejadi, setiap ada kebakaran di areal ilegal drailing, aparat kepolisian bersama pemilik yang asli, diduga merencanakan siapa yang akan dijadikan tersangka, yang akan berperan mengakui sebagai pemilik tempat kebakaran itu, tentunya dengan imbalan uang yang jumlahnya cukup fantastis yakni mencapai ratusan juta rupiah," katanya.

Sementara itu sejumlah masyarakat menilai maraknya kebakaran yang terjadi pada aktivitas ilegal driling di wilayah hukum Polsek Keluang tersebut menunjukkan buruknya kinerja aparat kepolisian setempat. Baik itu, kinerja dalam hal antisipasi maupun penyelidikan kasus kebakaran yang terjadi.

"Kami masyarakat sama sekali tidak percaya dengan kinerja aparat kepolisian Polsek Keluang ini. Mereka diduga sengaja meraup keuntungan besar dari setiap kejadian kebakaran Ileggal Driling di wilayah hukum Polsek Keluang ini," kata Sejumlah masyarakat yang minta identitasnya tidak disebutkan.

Sementara itu, Kapolsek Keluang IPTU Alvin Adam Armita Siahaan, S.TrK beberapa kali dikonfirmasi tidak ada jawaban. Begitu juga dengan Kanitreskrim Polsek Keluang, Iptu Dohan beberapa kali dihubungi wartawan untuk meminta konfirmasi tetap bungkam. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS