bendera

Selasa, 03 November 2026    12:05 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


BLT Tak Disalurkan, Oknum Kades Muratara Ditahan Kejari Lubuk Linggau


Agn,    01 Mei 2025,    13:38 WIB

BLT Tak Disalurkan, Oknum Kades Muratara Ditahan Kejari Lubuk Linggau
Istimewa

Lubuk Linggau-Mediaindonesianews.com:  Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau, Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya menahan Saharudin, Kepala Desa Lubuk Mas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) atas dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2020 - 2021 yang mencapai lebih dari Rp1 miliar.


Dalam keterangannya Kasi Intel Kejari Lubuk Linggau, Armein Ramdhani didampingi Kasi Pidsus menjelaskan bahwa modus korupsi yang dilakukan cukup mencolok yaitu diduga dana desa dikelola secara pribadi oleh tersangka tanpa melibatkan perangkat desa. Akibatnya, sejumlah hak masyarakat dan aparat desa tidak disalurkan sebagaimana mestinya, termasuk honor marbot masjid, guru PAUD, dan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk ratusan warga penerima manfaat selama dua tahun berturut-turut.

“Hari ini, Rabu 30 April 2025, kami telah melakukan tahap II, yaitu pelimpahan berkas, tersangka dan barang bukti dari penyidik Kepolisian ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” katanya.

Lebih lanjut Armein menjelaskan bahwa total Dana Desa yang dikelola oleh Desa Lubuk Mas ditahun 2020-2021 mencapai Rp3 Miliar, namun dalam pelaksanaannya, tersangka diduga mengabaikan mekanisme pelibatan aparat desa dan dari hasil audit Inspektorat Muratara, total kerugian negara mencapai Rp1.000.024.947,139.


“atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, Jo Pasal 64 KUHP.” ujarnya

Menurut Armein saat ini tersangka resmi ditahan di Rutan Kelas IIA Lubuk Linggau untuk 20 hari ke depan dan seperti diketahui penyidikan kasus ini sempat memakan waktu lama, terutama karena sebagian besar saksi hanya bisa dimintai keterangan saat hari Jumat atau waktu ketika mereka tidak berada di sawah atau ladang.

“Masih ada sekitar sepertiga saksi atau sekitar 80 orang yang belum kami periksa. Dengan penahanan ini, kami berharap proses pemeriksaan terhadap tersangka maupun saksi bisa segera dirampungkan,” pungkasnya. (Agn)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...

MEDIA INDONESIA NEWS