bendera

Kamis, 03 September 2026    08:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Setor Rp66 Juta dan Dijanjikan Pekerjaan, MI Akan Lapor Propam Mabes Polri


Hadi,    13 Maret 2025,    02:01 WIB

Setor Rp66 Juta dan Dijanjikan Pekerjaan, MI Akan Lapor Propam Mabes Polri
istimewa

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Diiming-imingi bekerja di sebuah perusahaan, pria berinisia MI, warga Gerbang Musi Indah, Kelurahan Tanah Mas indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin diduga tertipu sebesar Rp66 Juta.


Setor Rp66 Juta dan Dijanjikan Pekerjaan, MI Akan Lapor Propam Mabes Polri

Kepada awak media MI menceritakan awal mula dirinya diduga tertipu dengan janji bekerja di perusahaan dengan menyetorkan uang sebesar Rp.66 Juta kepada wanita berinisial VO warga Jl. Swadaya Murni, komplek. Griya Lembah Hijau, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang.

“pertama saya ditawari dan dijanjikan saudara S salah seorang oknum Polisi yang bertugas di Polairud untuk bekerja di PT. BPB. Karena memang ingin bekerja, saya menyanggupi permintaan itu. Kemudian S mempertemukan saya dengan perempuan berinisial VO dan kepadanya saya menyerahkan uang sebesar Rp66 juta secara bertahap,” katanya, Rabu (12/3)

Lebih lanjut MI menjelaskan bahwa uang yang diberikan kepada VO pertama kali diserahkan pada 9 Agustus 2024 sebesar Rp50 juta, kemudian pada 19 Agustus VO kembali meminta uang sebesar Rp6 juta dengan alasan untuk sertifikat K3, dan terakhir meminta uang lagi sebesar Rp10 juta.


“Jadi total uang yang sudah saya serahkan ke VO sebesar Rp66 juta dan saat itu VO juga berjanji saya akan segera diterima kerja di perusahaan, namun setelah ditunggu-tunggu sampai saat ini tidak ada kabar beritanya,” ujarnya.

Menurut MI dirinya pernah melakukan pertemuan dengan VO didampingi S untuk meminta penjelasan terkait pekerjaan yang dijanjikan dan VO berjanji secara tertulis diatas materai, bahwa dia akan diterima kerja paling lambat pada 5 Desember 2024, jika batas waktu itu tidak juga diterima kerja, maka VO akan mengembalikan uang yang diserahkan kepadanya.

Ironisnya setelah ditunggu-tunggu, VO justru tidak ada kabar beritanya, bahkan beberapa kali dihubungi via telpon tidak ada jawaban, begitu juga S saat di datangi rumahnya selalu tidak ada.

“Saya tidak ingin lagi bekerja pak, saya sudah kecewa. Karena itu saya berharap uang saya bisa dikembalikan. Saya menilai tidak ada itikad baik dari VO maupun S” jelasnya.

Sementara itu, kuasa MI, Hadi Darmawan mengatakan bahwa, pihaknya sudah melakukan mediasi via telpon dengan S selaku pihak yang mempertemukan MI dan VO, namun belum ada titik terang.

“Sebenarnya kalau saya lihat dari kronologis kejadian ini, yang bertanggung jawab adalah S selaku pihak yang mempertemukan korban dan VO. Jadi kami minta agar S dapat menunjukkan itikad baik dan rasa tanggung jawabnya,” katanya.

Menurut Hadi, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin, agar permasalahan bisa selesai, termasuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak yang diduga terlibat dalam permasalah itu.

“Dalam waktu sepekan ini, kita akan tetap mencari jalan musyawarah, namun jika tetap tidak ada penyelesaian, maka kami akan melaporkan permasalahan ini ke Propam Polda Sumsel, dan bila perlu melaporkan ke Mabes Polri,” pungkasnya. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS