bendera

Kamis, 03 September 2026    09:16 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Kuasa Hukum RS Ajukan Gelar Perkara Ulang


Hadi,    22 Januari 2025,    22:51 WIB

Kuasa Hukum RS Ajukan Gelar Perkara Ulang
istimewa

Palembang-Mediaindonesianews.com: Kuasa hukum RS terduga penganiayaan terhadap YN (33) mendatangi Polda Sumatera Selatan (Sumsel) untuk meminta keadilan dengan mengajukan permohonan gelar perkara ulang atau gelar perkara khusus atas kasus yang menimpa kliennya.


Kuasa Hukum RS Ajukan Gelar Perkara Ulang

"Kami sengaja datang untuk keadilan. Dalam hal ini, klien kami tidak mendapat keadilan dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik Polsek Sukarame terkait penetapan tersangka. Kami menilai penetapan tersangka kami rasa tidak adil. Karena itu, kami mendatangi Polda Sumsel untuk meminta keadilan," kata Kuasa Hukum RS, Ivan Saputra, SH, kepada awak media, Selasa (21/1).

Lebih lanjut Ivan menjelaskan bahwa, penetapan tersangka terhadap kliennya telah merugikan secara material maupun non - material baik itu operasional maupun waktu.

"Klien kami ini adalah pengusaha dan juga sebagai tulang punggung keluarga. Nah, selama proses berlangsung jelas telah menghilangkan waktunya dalam usaha," jelasnya.


Menurut Ivan surat pengaduan sudah disampaikan kepada Kapolda Sumsel, Dirreskrimum, Kabid Propam serta Kabag Wassidik, untuk itu pihaknya berharap pengaduan ini segera ditindaklanjuti sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan (P-21).

"Kami ingin perkara ini ditangani dengan transparan dan tuntas, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tegasnya.

Ivan optimis bahwa dengan langkah pengaduan serta dilengkapi semua bukti, termasuk rekaman CCTV aparat penegak hukum dapat menyelesaikan dengan transparan.

"Kami yakin, dan klien kami tidak bersalah. Proses ini harus diselesaikan sebelum berkas dilimpahkan ke kejaksaan. Kami berharap Polda Sumsel segera menindak lanjuti pengaduan ini demi keadilan,” pungkasnya.

Sementara itu RS mengungkapkan kronologis kejadiannya, dimana saat itu bermula pelapor mendatangi kantor tempat ia bekerja pada malam hari dan membuat keributan serta mencaci maki orang tuanya, meski terjadi perdebatan dirinya membantah telah melakukan penganiayaan terhadap pelapor.

“Saya tidak pernah melakukan penganiayaan. Ada bukti dari rekaman CCTV yang menunjukkan saya hanya menghindar, bukan mendorong atau melakukan tindakan yang menyebabkan luka berat seperti yang dituduhkan, yang terjadi sebenarnya, justru terbalik saya yang diserang, di CCTV jelas" katanya di depan awak media saat jumpa Pers.

Menurut RS, permasalahan ini adalah konflik internal keluarga yang tidak ada kaitannya dengan penganiayaan fisik.

“Harapan saya agar perkara ini digelar ulang dan diperiksa secara objektif. Saya yakin tidak bersalah, dan saya ingin keadilan ditegakkan, saya merasa keberatan ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Sukarame Kompol Alex Andrian, S.Kom saat dikonfirmasi tidak ada ditempat dan belum bisa dihubungi.

"Maaf, bapak kapolsek Sedang cuti," kata salah satu petugas jaga Polsek Sukarami. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS