bendera

Selasa, 03 November 2026    23:17 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Cek-cok Berujung Tikam Hingga Korban Meninggal Dunia


Bornok,    18 April 2023,    01:20 WIB

Cek-cok Berujung Tikam Hingga Korban Meninggal Dunia
Cek-cok Berujung Tikam Hingga Korban Meninggal Dunia

Lamteng-Mediaindonesianews.com: FS (24) warga Kp. Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) berhasil diamankan petugas setelah diduga melakukan penikaman hingga korban meninggal dunia, Minggu (16/4). Pelaku FS diserahkan oleh keluarganya ke Polisi setelah dilakukan penggalangan oleh Bhabinkamtibmas dan Tim Tekab 308 Presisi jajaran Polsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Terbanggi Besar, Kompol Tatang Maulana mewakili Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.IK., M.Si.


“Kini, pelaku berikut barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek Terbanggi Besar guna pengembangan lebih lanjut,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa, terjadinya perkelahian berujung penikaman hingga korban RM (34) warga Kelurahan Yukum Jaya, Terbanggi Besar tersebut meninggal dunia diduga karena cek-cok mulut. Kejadian tersebut berawal ketika pelaku sedang tidur siang, namun merasa terganggu oleh teriakan korban.

“Kemudian pelaku keluar rumah dan bertanya kepada korban ‘Kenapa kamu teriak-teriak? ” lalu korban menjawab ” Kenapa, kamu tidak senang apa? ” ujar Kapolsek menirukan cek cok mulut antara pelaku dan korban.


Selanjutnya, korban menantang pelaku untuk ke Komplek Pelajar (Kopel) yang berada di Kelurahan setempat dengan berkata, “Ayo kita ke Kopel kalau kamu berani,” jelasnya.

Karena tidak senang di tantang oleh korban, lalu pelaku menggunakan pakaian dan langsung mengambil pisau dapur dari keranjang cabe dan menyimpannya di pinggang sebelah kanan. Setelah itu, pelaku berjalan kaki ke TKP dan melihat korban sedang duduk di depan warung, kemudian pelaku menghampiri korban.

“Terjadilah cek cok mulut dan saling cekik antara pelaku dengan korban, hingga akhirnya pelaku mengeluarkan pisau dan langsung menikam ke arah perut korban sebanyak 1 kali,” terang Kapolsek.

Setelah pisau yang menancap di perut korban dicabut oleh pelaku, lalu pelaku kembali pulang ke rumah meninggalkan korban.

“Pelaku, kemudian menyerahkan diri ke Mapolsek Terbanggi Besar dengan diantarkan oleh keluarganya, setelah kami lakukan penggalangan dan kepada petugas pemeriksa, pelaku mengakui perbuatanya. Saat ini masih kami lakukan pengembangan lebih lanjut dan atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat (3) KUHPidana,” pungkasnya. (Bornok)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS