bendera

Kamis, 03 September 2026    05:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HIBURAN
 


Kota Bekasi Raih Peringkat Tiga Dalam Ajang Internasional


Lian,    05 Juni 2021,    23:07 WIB

Kota Bekasi Raih Peringkat Tiga Dalam Ajang Internasional
Kompetisi World Emptying Challenge

Kota Bekasi - mediaindonesianews.com: Dalam ajang bergengsi Internasional yakni Kompetisi World Emptying Challenge pada acara Faecal Sludge Management International Confrence ke 6 UPTD PALD, Disperkimtan Kota Bekasi mewakili Indonesia meraih peringkat 3.

Dengan ajang bergensi ini tentunya penghargaan ini menambah deretan prestasi yang diperoleh kota yang dijuluki Kota Patriot itu. Untuk diketahui Faecal Sludge Management International Conference (FSM)  merupakan sebuah ajang yang mempertemukan pelaku-pelaku pengelolaan air limbah domestik di seluruh dunia, dibawah Faecal Sludge Asisation (FMA). FSM telah di selenggarakan beberapa tahun lalu diantaranya,  2017 di Chenai India dimana UPTD PALD Kota Bekasi terpilih sebagai delegasi Indonesia bersama 4 daerah lainnya, Kementerian PUPR dan Bapenas, 2018 dilaksanakan di Afrika Selatan dan tahun 2021 di Indonesia sebagai tuan rumah. Pelaksanaannya pun dilakukan secara virtual dikarenakan Pandemi Covid 19. Peserta confrensi terdiri dari 61 negara dan 601 jumlah peserta. UPTD PALD,  Disperkimtan Kota Bekasi mendapatkan kesempatan sebagai Keynote Speakers dalam materi aspek teknis dalam FSM.

Pada conferensi ini kita dapat melihat setiap negara berjuang untuk mengelola lumpur tinja dalam mewujudkan taraf kesehatan masyarakat dan perbaikan lingkungan. Banyak Pahlawan yang mendapatkan penghargaan pada acara ini dimana mereka mengabdikan hidupnya untuk mengelola lumpur tinja.

Pada acara ini terdapat kompetisi Wolrd Emptying Chellenge di ikuti oleh 23 team sari 11 negara yang lolos kualifikasi dan menempatkan UPTD PALD, DISPERKIMTAN KOTA BEKASI sebagai peringkat 3. Dimana pringkat dua diraih oleh gresik dan peringkat 1 oleh India.

Confrensi ini sangat penting guna meningkatkan cakupan layanan pengelolaan air limbah domestik di Kota Bekasi yang baru mencapai 6.14%. Sehingga diperlukan terobosan dan inovasi dalam peningkatan layanan dasar ini. Dengan ajang conferensi ini pengetahuan didapat guna mempercepat perluasan layanan dan penanganan.
Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengungkapkan, Alhamdulillah sangat bersyukur dan berterimakasih kepada sekuruh komponen yang telah mendukung hingga torehan prestasi ini dapat diraih,” ungkap Jumhana.

Ia juga mengatakan Pemerintah Kota Bekasi, terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya terutama terus melakukan inovasi dalam pengelolaan limbah yang tentunya dapat berdampak baik bagi lingkungan. (lian)


Kota Bekasi Raih Peringkat Tiga Dalam Ajang Internasional



banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS