bendera

Selasa, 03 November 2026    16:58 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


KKSB Kembali Serang Warga Sipil Di Papua


ips,    16 November 2020,    02:52 WIB

KKSB Kembali Serang Warga Sipil Di Papua
KKSB Kembali Serang Warga Sipil di Papua

Papua-mediaindonesianews.com: Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali berulah dengan melakukan penembakan beberapa waktu lalu. Akibatnya beberapa masyarakat Papua menjadi korban.


KKSB Kembali Serang Warga Sipil Di Papua

Akhir tahun ini situasi di Papua mulai memanas, karena ada aksi teror dari KKSB. Mereka yang berafiliasi dengan OPM memang sengaja melakukannya, dan itu adalah tradisi tahunan, jelang ultah mereka tanggal 1 Desember. KKSB turun gunung dan memprovokasi warga Papua, serta melakukan berbagai cara agar permintaannya dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Sayangnya beberapa hari yang lalu dalam aksi teror KKSB di Nduga merenggut nyawa Yulius Wotepo, seorang warga asli Papua ini meninggal di Rumah Sakit usai tertembak.

Kejadian ini bermula saat Yulius berangkat dari kamp milik perusahaan ke lokasi kerja. Ia membangun jalan di depan rumah Bupati. Lantas karena mendengar ada tembakan, Yulius langsung kembali ke kamp, namun sayang terkena tembakan. Ia dievakuasi ke Mimika namun sayang tak terselamatkan. Hal ini dinyatakan oleh Kabid Humas Polda Papua Ahmad Mustofa Kamal.


Dalam penembakan ini, sebenarnya yang disasar adalah Pos TNI Satgas Penyangga Yonif PR 330/TD Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga. Namun sayangnya yang jadi korban adalah warga sipil. Banyak pihak menyayangkan peristiwa ini karena KKSB benar-benar kejam dan berani menembak orang yang tak memegang senjata.

Jika saja KKSB berhasil ditangkap, maka mereka akan beralasan bahwa Yulius adalah aparat berpakaian preman, namun mereka yang biasa bergerilya tentu tak tahu beda antara aparat berseragam dengan yang sedang menyamar. Sehingga dengan membabi-buta langsung melontarkan peluru.

Peristiwa penembakan ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya ada tukang ojek yang jadi korban kekejaman KKSB. Mereka juga berani menembaki para pekerja bangunan di Intan Jaya. Sehingga mencatat rekor sebagai kelompok bersenjata yang bertindak ala preman, dan dibenci oleh warga asli Papua.

KKSB makin gagal dalam mencari simpati rakyat di Bumi Cendrawasih, karena mereka selalu sembarangan dalam melakukan aksi. Ketika tega menghabisi saudara sesuku, maka wajar jika mereka dicari oleh aparat. Karena keberadaannya selalu meresahkan warga Papua, mulai dari yang tinggal di Merauke, Sorong, hingga Mimika.

Saat OPM berulang tahun maka KKSB juga mengeluarkan jurus untuk merayu warga Papua. Mereka meyakinkan bahwa lebih baik membuat negara federal Papua Barat daripada bergabung dengan Indonesia. Negeri kita dianggap penjajah. Padahal mereka tak tahu bahwa masyarakat Papua sudah cerdas dan tak mudah kena bujuk rayu, walau dengan iming-iming materi.

Masyarakat sipil Papua membenci KKSB karena mereka melakukan kekejaman, juga menyalahgunakan dana desa. Di Intan Jaya terpergok ada oknum pejabat desa yang menggunakan uang bantuan untuk membelikan KKSB senjata baru. Kesalahan ini tak bisa ditolerir, karena mereka terbukti pro KKSB, walau mengaku melakukannya di bawah ancaman. (ips)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS