bendera

Selasa, 03 November 2026    15:38 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT


Lian,    23 Oktober 2020,    23:07 WIB

Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT
Menteri UMKM Teten Masduki

Kupang-mediaindonesianews.com:  30 perwakilan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdiri dari pengusaha dalam penenun kain ikat Nusa Tenggara Timur (NTT), pengusaha kopi, coklat, teh maringga atau teh daun kelor, jus azam, dan sejumlah kerajinan lainnya tergabung di Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) NTT bertemu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki


Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT

"Semua pelaku UMKM di NTT agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi, sebab dengan bergabung dalam koperasi maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya manusia bisa diatasi lewat koperasi," tegas Teten dalam keterangan tertulisnya yang diterima mediaindonesianews.com, Jumat (23/10).

Dalam pertemuan tersebut Teten, menjawab keluhan pelaku UMKM diantaranya, kesulitan permodalan dalam berusaha, kesulitan dalam pemasaran serta, masih kurangnya sumber daya manusia pelaku UMKM, Teten juga menjelaskan bahwa pemerintah menyalurkan bantuan untuk UMKM lebih bagus melalui koperasi, demikian juga produk UMKM bisa dipasarkan melalui koperasi.

"Hal seperti inilah yang dilakukan negara-negara maju, seperti Belanda, Jerman dan New Zealand. “New Zealand itu adalah negara UMKM. UMKM mereka berkembang karena mereka berkoperasi. Demikian juga di Belanda dan Jerman,” imbuhnya.


Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT

Menurut Teten, pihaknya akan menyalurkan bantuan dana untuk pelaku UMKM di NTT melalui LPDB.

“LPDB menyalurkan bantuan melalui koperasi. Makanya ayo terus bergabung dalam koperasi. Ada juga dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana pinjaman dengan nilai di bawah Rp 10 juta bunga nol persen,” ujar Teten.

Ditambahkan Teten, partisipasi masyarakat Indonesia untuk berkoperasi hanya 8,41%. Angka tesebut masih sangat rendah dibandingkan persentase negara lain dalam skala global sebesar 16,31%. “Dari 8,41% masyarakat Indonesia yang berkoperasi sebagian besarnya masyarakat NTT,” katanya.  

Mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) itu mengatakan, koperasi terbaik di Indonesia sampai saat ini ada di NTT, seperti Koperasi Obor Mas dan Koperasi Pintu Air. “Pemerintah ingin NTT ini merupakan Provinsi Koperasi. Ayo terus semangat berkoperasi,” tegas Teten.

Teten mengatakan, selama ini banyak masyarakat enggan ke koperasi karena banyaknya koperasi gagal bayar uang anggotanya. Koperasi mengumpulkan uang dari anggota namun diinvestasikan di luar kegiatan usaha anggota.

"Koperasi harus menjadi bibit usaha yang menarik untuk investor. Harus ada pembenahan dalam sistem manajerial koperasi, sehingga orang bisa tertarik untuk menaruh simpanan, berinvestasi, atau bahkan menjadi anggota koperasi," tutur Teten.

Menurut Teten, agar masyarakat berinvestasi di koperasi, perlu adanya lembaga penjaminan simpanan khusus koperasi atau seperti Lembaga Simpan Pinjam di perbankan. Dengan penjaminan ini para anggota koperasi merasa aman memiliki dana di koperasi.

Sementara itu Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir LPDB-KUMKM,  Soepomo merasa kagum dengan masyarakat NTT gemar berkoperasi. Oleh karena itu, Soepomo mengajak masyarakat yang belum bergabung dalam koperasi, sudah saatnya bergabung dalam koperasi.

“Kita akan menyalurkan bantuan dana kalau pelaku UMKM bergabung di koperasi,”pintanya.

Pertemuan yang dipimpin oleh  Ketua Dekranas NTT, Julie Sutrisno Laiskodat ini didampingi Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir LPDB-KUMKM, Supomo, dan Deputi Pengawasan KemenkopUKM, Achmad Zabadi dan staf ahli KemenkopUKM, Riza Damanik. (Lian)  


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS