bendera

Selasa, 03 November 2026    15:39 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Kaum Buruh Harus Tolak PSBB Ketat Kebijakan Anies Baswedan


Ben25/ips,    30 September 2020,    21:38 WIB

Kaum Buruh Harus Tolak PSBB Ketat Kebijakan Anies Baswedan
Arief Poyuono Ketua Umum LPPC19-PEN

Jakarta - mediaindonesianews.com: Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat di DKI Jakarta hingga 11 Oktober 2020 mendatang mendapat kritikan dari Lembaga Pemantau Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN).


LPPC19-PEN menyerukan pada pimpinan parpol di DKI Jakarta agar segera menggelar hak angket untuk menanyakan kebijakan Anies Baswedan yang sudah banyak merugikan masyarakat dalam Penanganan Covid 19 dan Presiden Joko Widodo juga bergerak dengan cepat untuk segera menonaktifkan Anies Baswedan.

"Bagi Kawan-kawan serikat Buruh perlu tahu bahwa kebijakan Anies Baswedan telah menyebabkan dampak PHK besar besaran dan di himbau agar melakukan aksi aksi penolakan PSBB ketat yang dilakukan oleh Gubenur DKI Jakarta." Ujar Arief Poyuono, Ketua Umum LPPC19-PEN kepada mediaindonesianews.com, Rabu (30/9).

Menurut Arief, Gubenur DKI Jakarta sudah jelas-jelas melakukan "mbalelo" pada Presiden Joko Widodo dan membuat kebijakan PSBB ketat di Jakarta tanpa meminta izin pemerintah pusat.

"Hanya Anies Baswedan yang membuat aturan PSBB ketat dari seluruh kepala daerah di Indonesia." Katanya


Menurut Arief, kalau Presiden tidak mengambil tindakan untuk menonaktifkan segera Anies Baswedan hal ini akan membuat kepala daerah lainnya akan melakukan "mbalelo" pada Presiden, dan kedepan bukan cuma kebijakan PSBB saja mereka mbalelo tapi nantinya juga pada kebijakan lainnya.

“Seperti diketahui Presiden Joko Widodo kembali menegaskan ketidaksetujuannya ihwal penerapan PSBB ketat di tingkat Kota/Kabupaten, apalagi provinsi karena sudah cukup bukti dengan adanya PSBB ketat di DKI Jakarta telah menyebabkan PHK besar-besaran pada pekerja dan berdampak PHK juga disektor sektor usaha penyokong diluar Jakarta terhadap usaha di Jakarta seperti usaha bahan baku makanan dan minuman untuk usaha kuliner di Jakarta,” jelasnya.

“Belum lagi usaha restoran yang di Mall sudah mulai mengeluh dengan sepinya usaha mereka dan pajak pemprov DKI yang mencekik mereka disaat ini akibat sepinya pengunjung akibat PSBB Ketat pertama dan PSBB Ketat saat ini” pungkasnya (benz25/ips)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS