bendera

Kamis, 03 September 2026    08:19 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Mendagri Ingatkan Rantai Birokrasi yang Persulit Investasi Harus Dihapus


dee maz,    04 Maret 2020,    21:07 WIB

Mendagri Ingatkan Rantai Birokrasi yang Persulit Investasi Harus Dihapus

Surabaya – MINews : Reformasi birokrasi menjadi salah satu fokus Presiden Jokowi. Salah satu tujuannya, mempermudah layanan publik. Sekaligus mempercepat implementasi kebijakan dan program. Termasuk mempermudah arus masuk investasi.  Karena itu, kepala daerah diingatkan untuk tidak mempersulit investasi.


Demikian diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Regional I Tahun 2020 di Shangri-La Hotel Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/02/2020).

Menurut Tito, reformasi birokrasi harus dilakukan. Sebab harus diakui, selama ini birokrasi yang terlalu gemuk, membuat layanan publik memakan waktu panjang. Berbelit-belit. " Ini salah satu yang membuat frustasi para investor," katanya.

Dengan struktur birokrasi yang tidak efisien, kata Tito, ada  banyaknya meja urusan yang mesti dilalui.  Satu urusan perizinan, bahkan butuh waktu panjang. Mesti melalui banyak meja, sampai kemudian izin itu keluar.


" Satu izin itu nanti harus satu meja ini, masuk ke eselon IV, masuk lagi ke eselon III-nya, paraf ini, parafnya ke sana kemari. Besok datang lagi, seminggu datang lagi hanya untuk satu paraf," ujarnya.

Padahal, kata Tito, di Singapura untuk membuat satu perusahaan, investor cukup hanya butuh satu jam atau dalam hitungan jam urusan perizinan selesai. Tidak heran jika investor berebut masuk ke Singapura. Tapi di Indonesia, investor dibuat ribet. Jangankan untuk buat perusahaan besar, untuk buka warung kecil saja, izinnya Banyak sekali.

" Jadi kembali lagi ke mentalitas. Walau tidak semua begitu. Mentalitas kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah.  Hanya buat warung saja atau restoran saja bisa berhari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Makanya investor kalau bisa ke luar negeri mungkin akan pindah ke luar negeri, tapi tinggalnya disini. Pengusaha besar banyak yang lari," katanya.

Karena itulah, lanjut Tito, birokrasi perlu disederhanakan. Terutama yang terkait dengan bidang perizinan. Bidang  pelayanan publik dan investasi. Maka kemudian muncul ide  eselon III dan IV dihapus saja. Ini yang kemudian dihitung oleh pemerintah.  

" Jadi fokusnya adalah di perizinan,  pelayanan publik dan investasi. Jadi sampaikan ke  kepala daerah dalam rangka penyederhanan birokrasi yang sekarang sedang digarap oleh Menpan RB dan Mendagri, fokusnya pada yang berhubungan pada pelayanan publik invetasi dan perizinan," katanya.

Intinya, kata dia, jangan terlalu banyak meja.  Jika memang ada struktur tidak perlu, pangkas saja jadikan jabatan fungsional. Daripada bikin ribet urusan birokrasi.  Tito pun berharap, Pemda sudah mulai menginventarisir itu. Prinsipnya, tidak ada kepala daerah yang membuat rantai investasi itu menjadi sulit dan sangat panjang. Jika ada, segera hapuskan.

Ide  besarnya adalah untuk menyederhanakan regulasi. Sehingga investor mudah untuk berinvestasi, baik itu investor dalam negeri atau luar negeri. Karena investor itu, akan selalu melihat pasar, apakah menguntungkan atau tidak.

"Indonesia dengan tenaga kerja yang besar, SDA melimpah, kemudian bumi yang indah sebetulnya adalah tempat yang potensial untuk investor-investor atau pun dalam negeri. Tapi problemnya itulah tadi problemnya regulasi, problem birokrasi yang berbelit-belit," katanya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS