bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Kementerian ATR/BPN Serahkan Tanah Eks HGU Seluas 320 Hektare Kepada Masyarakat di Sukabumi


dee maz,    08 Februari 2020,    11:53 WIB

Kementerian ATR/BPN Serahkan Tanah Eks HGU Seluas 320 Hektare Kepada Masyarakat di Sukabumi

Sukabumi – MINews : Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah.


Salah satunya adalah dengan penertiban dan pendayagunaan tanah, baik tanah bersertipikat Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Pakai, dan Hak Pengelolaan, yang sudah habis masa berlakunya atau tidak dimanfaatkan sehingga tidak produktif.

Kementerian ATR/BPN melalui Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi menertibkan tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT Sugih Mukti yang tidak dimanfaatkan dan sudah berakhir hak-nya pada tahun 1998 seluas 320 hektare. Tanah tersebut kemudian digarap oleh masyarakat untuk menciptakan nilai tambah dengan ditanami padi dan palawija.

Berkenaan dengan hal itu, Direktorat Jenderal Penataan Agraria menerbitkan SK Penunjukan lokasi Tanah Objek Reforma Agraria di atas tanah eks-HGU tersebut. Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi kemudian menerbitkan sertipikat tanah yang diserahkan kepada 1.200 kepala keluarga dari Kecamatan Warung Kiara.


"Ini adalah bentuk penegakan keadilan yang dilaksanakan oleh Pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN. Tanah yang tidak dimanfaatkan harus kita ambil dan diberikan kepada masyarakat yang bisa memanfaatkan tanah tersebut," ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil pada acara penyerahan sertipikat hasil redistribusi tanah di Pondok Pesantren Assalam Putri 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (07/02/2020).

Dalam kesempatan ini,  Sofyan A. Djalil mengingatkan kembali kepada masyarakat penerima sertipikat agar menjaga baik-baik dan tidak mudah tergiur untuk memindahtangankan tanahnya.

Selain itu, Sofyan A. Djalil juga berpesan agar masyarakat tetap memanfaatkan tanahnya sesuai peruntukan redistribusi tanah dan Rencana Tata Ruang Wilayah yaitu sebagai tanah pertanian.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Jawa Barat, Yusuf Purnama mengatakan bahwa penerima sertipikat tanah ini akan diberikan pendampingan.

Mereka akan didampingi oleh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi serta dinas terkait. Selain itu, sudah dibentuk pula koperasi dengan nama "Koperasi Produsen Agro Tora Wajasakti" yang bertugas mengelola hasil panen masyarakat.

Koperasi ini juga bertugas menyalurkan bantuan dari Pemerintah seperti bibit, dan bahkan memfasilitasi akses pemodalan dari sumber agunan sertipikat tanah yang diterima oleh masyarakat.

Kakanwil BPN Provinsi Jawa Barat meyakini dengan adanya lembaga seperti koperasi yang mendampingi masyarakat dalam melakukan usaha pertaniannya, akan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga masyarakat penerima sertipikat.

Kendati demikian, Mantan Kakanwil BPN Provinsi Banten ini juga menyampaikan bahwa sertipikat yang diterima masyarakat tidak dapat dialihkan kepada pihak lain selama 10 tahun.

"Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keberlanjutan tanah pertanian yang merupakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)," ungkapnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS