bendera

Selasa, 03 November 2026    09:29 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Menko Polhukam Sebut Bernegara Adalah Fitrah


dee maz,    02 Februari 2020,    23:53 WIB

Menko Polhukam Sebut Bernegara Adalah Fitrah

Banten – MINews : Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD mengatakan bahwa bernegara itu adalah fitrah atau sesuatu yang tidak terhindarkan. Karena, menurutnya tidak ada seorang pun yang tidak hidup di sebuah negara.


“Setiap manusia hidup di dunia ini pasti hidup bernegara, tidak ada orang itu hidup di luar negara. Tidak ada orang hidup di dalam suatu distrik mana pun itu hidup di luar negara,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD pada Dialog Kebangsaan Kyai dan Tokoh Muda Banten Penggerak NU di Pandegalang, Banten, Minggu (2/2/2020).

“Sebagai orang Islam, kita mempunyai negara itu dengan demikian merupakan keniscayaan. Itulah sebabnya kita memiliki kewajiban menjaga negara kesatuan Republik Indonesia ini, wajib hukumnya,” lanjutnya.

Selain itu, Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa sebagai warga negara kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan negara ini apa adanya. Karena dulu ketika negara Indonesia didirikan, kita berusaha habis-habisan untuk merdeka.


“Lalu ada dua kelompok, kita mau mendirikan negara apa? Yang satu mengatakan, kita dirikan negara Islam, Dahrul Islam. Yang satu mengatakan, kita mendirikan negara kebangsaan, negara nasionalis. Yang Dahrul Islam mengatakan Islam mempunyai ajaran yang lengkap tentang bernegara. Yang satu mengatakan, saya juga orang Islam tapi saya ingin negara nasionalis, terbuka, karena di Indonesia ini banyak orang yang bukan agama Islam, ya bersatu lah kita,” ungkapnya.

Karenanya, Menko Polhukam melanjutkan, negara yang kita dirikan adalah negara kesepakatan atau negara perjanjian dimana kita berjanji akan mendirikan negara yang sama di dalam perbedaan suku dan agama.

Menko Mahfud menyampaikan bahwa ketika Nabi Muhammad dulu mendirikan Mekah, kebijakan yang dikeluarkan Nabi pada awal pemerintahannya adalah memberikan perlindungan kepada orang yang berbeda agama. Pada saat itu, Nabi meminta agar orang-orang yang berbeda agama tidak perlu takut dengan pemerintahan karena membawa agama yang lurus, sejuk, dan menyejukkan, tetapi toleran terhadap perbedaan tidak akan memaksa.

“Itulah filosofi NKRI yang inklusif bagi umat Islam. Mari kita jaga NKRI dengan ber-Islam, merasa Islam, dan melaksanakan ajaran Islam secara nyaman, secara enak, tapi bukan seenaknya. Jadi kalau Anda, kita beragama Islam, jangan merasa takut, merasa marah, merasa terancam, salah berarti. Kalau orang beragama ya tidak takut, tidak merasa terancam, baik terhadap orang lain, asal kita tidak mengganggu, tidak diganggu, ya jangan mengganggu,” katanya.

Menko Polhukam juga mengingatkan agar kita tidak masuk ke dalam sikap-sikap ekstrim, seakan-akan kita paling benar sendiri. “Jangan sampai menganggap orang lain yang tidak sama dengan kita itu salah. Mereka punya hak untuk menyatakan pilihan hidupnya. Dalam ilmu hak asasi, setiap orang memiliki hak untuk memilih pandangan hidupnya. Ini tugas kita untuk jangka panjangnya,” pesan Menko Mahfud.


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS