bendera

Kamis, 03 September 2026    06:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Menko Polhukam Sebut Bernegara Adalah Fitrah


dee maz,    02 Februari 2020,    23:53 WIB

Menko Polhukam Sebut Bernegara Adalah Fitrah

Banten – MINews : Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD mengatakan bahwa bernegara itu adalah fitrah atau sesuatu yang tidak terhindarkan. Karena, menurutnya tidak ada seorang pun yang tidak hidup di sebuah negara.


“Setiap manusia hidup di dunia ini pasti hidup bernegara, tidak ada orang itu hidup di luar negara. Tidak ada orang hidup di dalam suatu distrik mana pun itu hidup di luar negara,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD pada Dialog Kebangsaan Kyai dan Tokoh Muda Banten Penggerak NU di Pandegalang, Banten, Minggu (2/2/2020).

“Sebagai orang Islam, kita mempunyai negara itu dengan demikian merupakan keniscayaan. Itulah sebabnya kita memiliki kewajiban menjaga negara kesatuan Republik Indonesia ini, wajib hukumnya,” lanjutnya.

Selain itu, Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa sebagai warga negara kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan negara ini apa adanya. Karena dulu ketika negara Indonesia didirikan, kita berusaha habis-habisan untuk merdeka.


“Lalu ada dua kelompok, kita mau mendirikan negara apa? Yang satu mengatakan, kita dirikan negara Islam, Dahrul Islam. Yang satu mengatakan, kita mendirikan negara kebangsaan, negara nasionalis. Yang Dahrul Islam mengatakan Islam mempunyai ajaran yang lengkap tentang bernegara. Yang satu mengatakan, saya juga orang Islam tapi saya ingin negara nasionalis, terbuka, karena di Indonesia ini banyak orang yang bukan agama Islam, ya bersatu lah kita,” ungkapnya.

Karenanya, Menko Polhukam melanjutkan, negara yang kita dirikan adalah negara kesepakatan atau negara perjanjian dimana kita berjanji akan mendirikan negara yang sama di dalam perbedaan suku dan agama.

Menko Mahfud menyampaikan bahwa ketika Nabi Muhammad dulu mendirikan Mekah, kebijakan yang dikeluarkan Nabi pada awal pemerintahannya adalah memberikan perlindungan kepada orang yang berbeda agama. Pada saat itu, Nabi meminta agar orang-orang yang berbeda agama tidak perlu takut dengan pemerintahan karena membawa agama yang lurus, sejuk, dan menyejukkan, tetapi toleran terhadap perbedaan tidak akan memaksa.

“Itulah filosofi NKRI yang inklusif bagi umat Islam. Mari kita jaga NKRI dengan ber-Islam, merasa Islam, dan melaksanakan ajaran Islam secara nyaman, secara enak, tapi bukan seenaknya. Jadi kalau Anda, kita beragama Islam, jangan merasa takut, merasa marah, merasa terancam, salah berarti. Kalau orang beragama ya tidak takut, tidak merasa terancam, baik terhadap orang lain, asal kita tidak mengganggu, tidak diganggu, ya jangan mengganggu,” katanya.

Menko Polhukam juga mengingatkan agar kita tidak masuk ke dalam sikap-sikap ekstrim, seakan-akan kita paling benar sendiri. “Jangan sampai menganggap orang lain yang tidak sama dengan kita itu salah. Mereka punya hak untuk menyatakan pilihan hidupnya. Dalam ilmu hak asasi, setiap orang memiliki hak untuk memilih pandangan hidupnya. Ini tugas kita untuk jangka panjangnya,” pesan Menko Mahfud.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS