bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Menteri ESDM Kunjungi ITB, Dukung Produksi Katalis Anak Bangsa untuk Pengembangan Energi Domestik


dee maz,    05 Januari 2020,    16:35 WIB

Menteri ESDM Kunjungi ITB, Dukung Produksi Katalis Anak Bangsa untuk Pengembangan Energi Domestik

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang peningkatan pemanfaatan biodiesel sebagai bahan bakar B40 pada akhir 2020 dan B50 pada 2021, Menteri ESDM Arifin Tasrif didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM Dadan Kusdiana melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (4/1).


Sebagaimana diketahui, setelah program mandatori B30 (campuran 30% biodiesel dalam bahan bakar solar) resmi diluncurkan pada akhir Desember 2019 dan berlaku efektif per 1 Januari 2020, Presiden meminta segera dilakukan persiapan-persiapan untuk meningkatkan pemanfaatan biodiesel menjadi B40 pada 2020 dan B50 pada 2021.

Pada kesempatan tersebut Menteri ESDM menegaskan untuk mendorong peningkatan TKDN melalui produksi komersial katalis yang telah dikembangkan oleh ITB bersama PT Pertamina.

Lebih jauh Menteri ESDM juga menargetkan bahwa current account deficit yang terjadi sekarang dapat secara bertahap dikurangi dengan penggunaan energi domestik dan proses yang dikembangkan secara domestik, salah satunya mendorong peningkatan pemanfaatan minyak sawit untuk bahan bakar.


"Dengan begitu selain meningkatkan ketahanan nasional, juga sekaligus mendapatkan biaya produksi biofuel yang bersaing", kata Menteri ESDM.

Sementara itu Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana menuturkan, Kementerian ESDM akan turut segera melakukan persiapan peningkatan pemanfaatan biodiesel sebagai bahan bakar B40 pada akhir tahun 2020.

Ia menuturkan, Kementerian ESDM akan menindaklanjuti dengan pelaksanaan uji coba B40 - B50 yang rencananya akan dilaksanakan pada kuartal pertama tahun ini.

Sebagaimana kegiatan sebelumnya, pelaksanaan uji coba dilakukan dengan melibatkan para pemangku kepentingan seperti produsen kendaraan, alat berat, Alsintan (alat mesin pertanian), operator kapal laut, kereta api, dan pembangkit tenaga listrik.

ITB telah menghasilkan produk-produk inovasi di bidang katalis. Dengan dukungan PT Pertamina dan BPDPSawit, ITB telah berhasil mengembangkan katalis dan proses green gasoline dan green diesel dengan bahan baku minyak sawit.

Dalam kunjungan ini, disusun rencana tindak lanjut percepatan komersialisasi green diesel dengan membangun demo plant stand alone green diesel dan pembangunan unit proses green gasoline skala kecil (skid mounted) sehingga kedepan produksi green gasoline dapat dilakukan oleh Badan Usaha di daerah.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS