bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK Usai Sempat Dicari Terkait OTT Imigrasi Jakbar


Tim Red,    03 Juni 2026,    23:39 WIB

Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK Usai Sempat Dicari Terkait OTT Imigrasi Jakbar
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim akhirnya mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (3/6) malam, setelah sebelumnya sempat tidak diketahui keberadaannya dalam pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.


Pantauan di lokasi, Silmy tiba sekitar pukul 22.38 WIB dengan pengawalan empat orang berseragam hijau. Kedatangan Silmy sempat diwarnai aksi dorong-dorongan dan adu mulut antara ajudannya dengan sejumlah awak media yang telah menunggu di depan gedung KPK.

Silmy tidak memberikan komentar saat ditanya wartawan terkait keberadaannya sebelum mendatangi KPK. Ia langsung menuju meja resepsionis untuk mendapatkan akses menuju ruang pemeriksaan.

Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengaku sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Silmy Karim di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, saat KPK tengah melakukan pencarian terhadap wakil menteri tersebut.


“Tadi sempat komunikasi dan saran saya akomodatif,” kata Agus melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu malam.

Agus juga menyebut bahwa dirinya bertemu langsung dengan Silmy pada siang hari di kantor kementerian. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai keberadaan Silmy setelah pertemuan tersebut.

Secara terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pihaknya memperoleh informasi bahwa Silmy Karim berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Informasi terakhir yang tim dapatkan, keberadaan SK ada di Jakarta dan sekitarnya,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu malam.

Budi menegaskan tim penyidik masih terus melakukan pencarian dan meminta seluruh pihak bersikap kooperatif dalam proses penanganan perkara.

“Tim masih terus melakukan pencarian. KPK meminta agar para pihak dapat kooperatif,” katanya.

Pencarian terhadap Silmy dilakukan dalam rangka pengembangan OTT terkait dugaan korupsi di Kantor Imigrasi Jakarta Barat yang berlangsung sejak Selasa (2/6/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah bersama sejumlah pihak lainnya. OTT diduga berkaitan dengan praktik suap dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia.

Hingga Rabu malam, KPK belum menyampaikan status hukum Silmy Karim maupun konstruksi lengkap perkara yang tengah dikembangkan.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS