bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


ATR/BPN dan ANRI Siapkan Langkah Konkret Atasi Risiko Sengketa Akibat Lemahnya Arsip


Tim Red,    26 Februari 2026,    00:14 WIB

ATR/BPN dan ANRI Siapkan Langkah Konkret Atasi Risiko Sengketa Akibat Lemahnya Arsip
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Penguatan sistem kearsipan menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rabu (25/02), di Jakarta.


Koordinasi ini difokuskan pada pembenahan tata kelola arsip pertanahan guna meminimalkan risiko sengketa dan meningkatkan kepastian hukum di tengah percepatan transformasi digital.

Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa arsip merupakan elemen fundamental dalam pelayanan pertanahan. Menurutnya, lemahnya pengelolaan arsip kerap menjadi pemicu persoalan ketika terjadi sengketa tanah.

“Arsip adalah tulang punggung pelayanan ATR/BPN. Ketika muncul persoalan pertanahan, arsip menjadi rujukan utama. Jika pengelolaannya tidak tertib, ini dapat menyulitkan proses penyelesaian,” ujarnya di hadapan jajaran ANRI.


Ia menjelaskan, kompleksitas pengelolaan arsip meningkat seiring luasnya jaringan Kantor Pertanahan yang tersebar di seluruh Indonesia. Permasalahan tidak hanya terletak pada sistem, tetapi juga pada kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola arsip.

Tantangan tersebut semakin besar dengan implementasi Sertipikat Elektronik. Digitalisasi di satu sisi memberikan efisiensi dan keamanan data, namun di sisi lain dokumen fisik atau warkah tetap memerlukan pengelolaan dan ruang penyimpanan yang memadai apabila tidak diintegrasikan secara sistematis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala ANRI, Mego Pinandito, menyatakan kesiapan lembaganya untuk memberikan dukungan teknis dan penguatan kapasitas SDM. Salah satu usulan konkret adalah memasukkan kurikulum kearsipan ke dalam pendidikan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), agar calon aparatur pertanahan memiliki kompetensi dasar pengelolaan arsip sejak dini.

Selain itu, ANRI juga membuka peluang program magang di unit kearsipan serta pendampingan teknis dan penambahan tenaga arsiparis sesuai kebutuhan.

Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan ATR/BPN, Awaludin, beserta sejumlah pejabat administrator. Koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi demi mewujudkan sistem kearsipan pertanahan yang tertib, modern, serta mampu menjawab tantangan era digital.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS