bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Gubernur Ganjar Pranowo Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Progres Renovasi Pasar Johar


dee maz,    30 Desember 2019,    12:03 WIB

Gubernur Ganjar Pranowo Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Progres Renovasi Pasar Johar

Semarang – MediaIndonesiaNews : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menemani Presiden RI Joko Widodo meninjau proyek renovasi Pasar Johar yang terbakar pada 2015 dan kini hampir selesai pembangunannya, Senin (30/12/2019) pagi.


Pasar Johar didirikan pada 1930 dan diarsiteki oleh Thomas Herman Karsten asal Belanda. Setelah terbakar, beberapa pilar berbentuk jamur yang masih kuat tetap dipertahankan karena termasuk bangunan cagar budaya.

Jokowi pun berkeliling di dalam Pasar Johar didampingi Ganjar, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu.

Selain itu tampak juga sejumlah menteri, yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mennteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Staf khusus Presiden, Ayu Kartika Dewi dan Aminudin Ma'ruf juga nampak dalam rombongan.


Jokowi mengamati kios yang terbuat dari kayu. Lantai pasar pun sudah dipasang keramik dan dilengkapi genset, alat pemadam kebakaran (APAR) serta di seluruh sudut nampak terpasang CCTV. Proyek rehabilitasi Pasar Johar sendiri dikerjakan oleh PT Nindya Karya dan menelan anggaran senilai Rp 146,09 miliar.

Usai mengecek pasar, Jokowi berkunjung ke Kawasan Kota Lama mengendarai sepeda onthel sambil menyapa para pedagang Pasar Johar yang berkumpul di sepanjang Jalan Aloon-aloon dan mengajak berswafoto beberapa ibu-ibu.

Ditemui di sela-sela menyambut Joko Widodo, Ganjar Pranowo dan rombongan, Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Pasar dan Jasa Mudasir berharap pemindahan para pedagang yang saat ini masih menempati lahan relokasi di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tidak dilakukan bertahap.

"Kalau tahapannya lama, perekonomian di Kota Semarang khususnya pedagang bisa terganggu. Pembeli bisa pindah ke pasar luar Semarang. Kita juga berharap, jangan ada pedagang baru, maupun pedagang di pinggiran. Karena akan terganggu kebersihan dan kenyamanan pengunjung," kata Mudasir.

Mudasir menambahkan, pedagang resmi Pasar Johar ada sekitar 5.000-an orang. Sedangkan Yaik, ada sekitar 500-an pedagang. Keberadaan alun-alun yang ada, selain mendukung pasar, ia berharap kepada Pemerintah Kota Semarang terjaga kebersihan dan keamanannya.

 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS