bendera

Kamis, 16 April 2026    04:46 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional


Msl,    16 Desember 2025,    18:26 WIB

GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional
Istimewa

Aceh Timur-Mediaindonesianews.com: Ribuan warga Aceh Timur yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Aceh Bersatu (GARAB) menggelar aksi turun ke jalan untuk mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar menetapkan bencana banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatera sebagai bencana nasional.


GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional

Pantauan di lapangan, meski diguyur hujan gerimis, massa aksi memadati ruas jalan di wilayah Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (16/12). Aksi yang dimulai sejak pukul 11.30 WIB tersebut menyebabkan kemacetan panjang hingga lebih dari dua jam.

Dalam aksi itu, ribuan warga dari sejumlah desa membawa bendera putih serta puluhan bendera Bulan Bintang. Mereka juga menyampaikan petisi dan tuntutan resmi terkait dampak banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatera Utara pada akhir November 2025 lalu.

Juru bicara GARAB, Masri, dalam orasinya menegaskan bahwa bencana tersebut telah menimbulkan dampak kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur dalam skala sangat luas. Ia menyebut ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat rumah terendam dan rusak berat, sementara fasilitas umum seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan parah bahkan terputus.


“Seribuan warga meninggal dunia dan banyak lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, risiko penyakit pascabanjir semakin meningkat,” ujar Masri di hadapan massa.

Menurutnya, puluhan ribu warga hingga kini masih mengungsi tanpa kepastian. Infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas kesehatan dilaporkan lumpuh total, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat terhenti dan menimbulkan kerugian besar.

“Kondisi ini bukan lagi bencana lokal. Dampaknya sudah lintas provinsi dan membutuhkan penanganan cepat, terkoordinasi, serta menyeluruh dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Masri juga menyampaikan ultimatum kepada pemerintah. Ia menyatakan, apabila tuntutan penetapan bencana nasional tidak dipenuhi hingga 30 Desember mendatang, GARAB bersama masyarakat akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar. (msl)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah
img
Sabtu, 11 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara instansi dan masyarakat. Penegasan ini

MEDIA INDONESIA NEWS