bendera

Sabtu, 06 Juni 2026    08:29 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional


Msl,    16 Desember 2025,    18:26 WIB

GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional
Istimewa

Aceh Timur-Mediaindonesianews.com: Ribuan warga Aceh Timur yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Aceh Bersatu (GARAB) menggelar aksi turun ke jalan untuk mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar menetapkan bencana banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatera sebagai bencana nasional.


GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional

Pantauan di lapangan, meski diguyur hujan gerimis, massa aksi memadati ruas jalan di wilayah Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (16/12). Aksi yang dimulai sejak pukul 11.30 WIB tersebut menyebabkan kemacetan panjang hingga lebih dari dua jam.

Dalam aksi itu, ribuan warga dari sejumlah desa membawa bendera putih serta puluhan bendera Bulan Bintang. Mereka juga menyampaikan petisi dan tuntutan resmi terkait dampak banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatera Utara pada akhir November 2025 lalu.

Juru bicara GARAB, Masri, dalam orasinya menegaskan bahwa bencana tersebut telah menimbulkan dampak kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur dalam skala sangat luas. Ia menyebut ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat rumah terendam dan rusak berat, sementara fasilitas umum seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan parah bahkan terputus.


“Seribuan warga meninggal dunia dan banyak lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, risiko penyakit pascabanjir semakin meningkat,” ujar Masri di hadapan massa.

Menurutnya, puluhan ribu warga hingga kini masih mengungsi tanpa kepastian. Infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas kesehatan dilaporkan lumpuh total, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat terhenti dan menimbulkan kerugian besar.

“Kondisi ini bukan lagi bencana lokal. Dampaknya sudah lintas provinsi dan membutuhkan penanganan cepat, terkoordinasi, serta menyeluruh dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Masri juga menyampaikan ultimatum kepada pemerintah. Ia menyatakan, apabila tuntutan penetapan bencana nasional tidak dipenuhi hingga 30 Desember mendatang, GARAB bersama masyarakat akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar. (msl)


banner
NASIONAL
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi

MEDIA INDONESIA NEWS