bendera

Selasa, 03 November 2026    05:47 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional


Msl,    16 Desember 2025,    18:26 WIB

GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional
Istimewa

Aceh Timur-Mediaindonesianews.com: Ribuan warga Aceh Timur yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Aceh Bersatu (GARAB) menggelar aksi turun ke jalan untuk mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar menetapkan bencana banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatera sebagai bencana nasional.


GARAB Desak Presiden Tetapkan Banjir Aceh–Sumatera sebagai Bencana Nasional

Pantauan di lapangan, meski diguyur hujan gerimis, massa aksi memadati ruas jalan di wilayah Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (16/12). Aksi yang dimulai sejak pukul 11.30 WIB tersebut menyebabkan kemacetan panjang hingga lebih dari dua jam.

Dalam aksi itu, ribuan warga dari sejumlah desa membawa bendera putih serta puluhan bendera Bulan Bintang. Mereka juga menyampaikan petisi dan tuntutan resmi terkait dampak banjir besar yang melanda Aceh dan Sumatera Utara pada akhir November 2025 lalu.

Juru bicara GARAB, Masri, dalam orasinya menegaskan bahwa bencana tersebut telah menimbulkan dampak kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur dalam skala sangat luas. Ia menyebut ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat rumah terendam dan rusak berat, sementara fasilitas umum seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan parah bahkan terputus.


“Seribuan warga meninggal dunia dan banyak lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, risiko penyakit pascabanjir semakin meningkat,” ujar Masri di hadapan massa.

Menurutnya, puluhan ribu warga hingga kini masih mengungsi tanpa kepastian. Infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas kesehatan dilaporkan lumpuh total, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat terhenti dan menimbulkan kerugian besar.

“Kondisi ini bukan lagi bencana lokal. Dampaknya sudah lintas provinsi dan membutuhkan penanganan cepat, terkoordinasi, serta menyeluruh dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Masri juga menyampaikan ultimatum kepada pemerintah. Ia menyatakan, apabila tuntutan penetapan bencana nasional tidak dipenuhi hingga 30 Desember mendatang, GARAB bersama masyarakat akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar. (msl)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS