bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Menag Fachrul Razi : Presiden Pesan, Jangan Ragu Lakukan Hal Terbaik untuk Umat


dee maz,    27 Desember 2019,    12:19 WIB

Menag Fachrul Razi : Presiden Pesan, Jangan Ragu Lakukan Hal Terbaik untuk Umat

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Presiden Jokowi berpesan agar keluarga besar Kementerian Agama dapat melakukan hal yang terbaik untuk umat.


Pesan ini diteruskan oleh Menteri Agama Fachrul Razi, di hadapan ratusan ASN Kementerian Agama saat membuka rangkaian pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama, di Kantor Kementerian Agama.

“Kemarin saya dipanggil menghadap Presiden, dan Bapak Presiden mengucapkan terimakasih atas semua yang telah kita lakukan. Dan saya menyampaikan ucapan itu kepada Bapak Ibu sekalian karena apa yang kita capai, pastilah bukan karena saya. Tapi karena kerja keras kita semua,” kata Menag, Jumat (27/12).

Presiden, menurut Menag berpesan agar ASN Kemenag melakukan hal terbaik untuk umat dan bangsa tanpa ragu. 


“Ada pesan Beliau (Presiden Jokowi) yang baik. Kata beliau, ‘kalau itu dipandang baik untuk umat dan bangsa, lakukan tanpa perlu ragu!’. Begitu pesan beliau,” ungkap Menag.

Menag menyampaikan, maksud terbaik untuk umat di sini artinya adalah baik bagi seluruh umat beragama, bukan bagi agama tertentu saja.

“Kembali lagi, kalau kita bertugas di bidang agama, hantaman pasti banyak. Tidak mungkin tidak,” ujar Menag.

Di sinilah para ASN Kemenag diminta untuk meneguhkan hati agar dapat terus menjalankan tugas dan kewajibannya demi umat dan bangsa.

“Kalau kita pandang itu baik untuk seluruh umat beragama, dan baik untuk bangsa, jalankan tanpa perlu ada keraguan lagi. Kalau takut diprotes orang, tidur saja di rumah. Tapi, tidur aja juga bisa sakit kan?” kata Menag.

Dalam pembukaan rangkaian HAB ke-74  yang diawali dengan senam bersama ini, Menag juga mengajak ASN untuk bekerja ikhlas, keras, dan cerdas.

“Mari kita dengungkan, Kerja Ikhlas, Kerja Keras, dan Kerja Cerdas!,” ajak Menag.

Hari Amal Bakti (HAB) merupakan peringatan hari kelahiran Kementerian Agama yang jatuh pada tanggal 3 Januari.

Menengok catatan sejarah, Kementerian Agama lahir pada 3 Januari 1946 atas usulan tokoh-tokoh islam pada sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Saat itu, H.M. Rasjidi ditunjuk sebagai Menteri Agama pertama.

Pembukaan rangkaian HAB ke 74 ditandai dengan pelepasan balon merah putih ke udara oleh Menag didampingi Hani Fachrul Razi , Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan pejabat eselon I di Lapangan Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat No 3-4, Jakarta Pusat.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS