bendera

Kamis, 03 September 2026    06:54 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Polemik Pemilihan Bendesa Adat Desa Selat, Dua Kubu Laksanakan Pilihan


Jro Budi,    08 Juni 2025,    19:53 WIB

Polemik Pemilihan Bendesa Adat Desa Selat, Dua Kubu Laksanakan Pilihan
Desa Adat Selat

Bangli-Mediaindonesianews.com: Polemik pemilihan Bendesa Adat di Desa Adat Selat, Kecamatan Susut Kabupaten Bangli kian kompleks dengan terselenggaranya dua proses pemilihan Bendesa Adat secara bersamaan pada Sabtu (7/6). 


Polemik Pemilihan Bendesa Adat Desa Selat, Dua Kubu Laksanakan Pilihan

Hal ini terjadi bertepatan dengan Tumpek Kerulut dan menandai babak baru dalam persengketaan yang telah berlangsung selama ini.

Satu pihak, yang didukung krama ngarep mengadakan pemilihan dengan melibatkan 8 calon, termasuk I Ketut Pradnya, Bendesa Adat yang sedang menjabat. Pemilihan ini diketuai Jro Mangku I Made Supariasa.

Supariasa menjelaskan bahwa pada pemilihan tersebut I Ketut Pradnya mendapatkan suara terbanyak (54 suara) dari total 150 hak suara.


Polemik Pemilihan Bendesa Adat Desa Selat, Dua Kubu Laksanakan Pilihan

"Selanjutnya akan dilakukan musyawarah antara calon Bendesa untuk menetapkan Bendesa yang terpilih dan ditargetkan pelantikan Bendesa akan dilaksanakan pada 10 Juli 2025 mendatang" katanya.

Sementara di waktu dan hari yang sama kubu Wayan Mula mengadakan rapat untuk mensosialisasikan syarat-syarat pemilihan Bendesa Adat, pada rapat tersebut juga mengundang perwakilan dari Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Susut, Koramil, Polsek, dan instansi terkait serta Perbekel Selat, I Nyoman Weda. Namun, ironisnya tidak ada pihak yang hadir dalam rapat tersebut.

Dalam keterangannya Perbekel Weda menjelaskan bahwa dirinya memilih tidak hadir dikarenakan merasa ada keganjilan, disamping itu dirinya juga terlibat sebagai Kertadesa di kubu I Ketut Pradnya.

Kejadian tersebut semakin menimbulkan situasi yang kompleks dan berpotensi adanya konflik yang lebih besar, dikarenakan kemungkinan akan munculnya kembali dua Bendesa Adat di Desa Adat Selat, dimana sebelumnya pemilihan Bendesa Adat Selat mengalami konflik terkait keluarnya SK Bendesa dari Majelis Desa Adat, dan SK Majelis Agung Provinsi Bali kepada I Ketut Pradnya yang menganulir SK Majelis Alit yang menetapkan Wayan Mula.

Proses pemilihan Bendesa Adat Selat kini menunggu hasil musyawarah dari kubu I Ketut Pradnya, jika ditetapkan dimungkinkan kubu Wayan Mula akan merespon situasi tersebut dan siapa yang akan menerima SK Bendesa dari Majelis Desa Adat masih menjadi pertanyaan besar. (Jrobudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS