bendera

Kamis, 03 September 2026    06:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Pengamanan Kejari Karawang Terhadap Proyek Pemkab Karawang Jangan Seperti TP4D yang dibubarkan Kejagung


Ahmad Nazarudin,    12 September 2024,    16:07 WIB

Pengamanan Kejari Karawang Terhadap Proyek Pemkab Karawang Jangan Seperti TP4D yang dibubarkan Kejagung
Kantor Kejari Karawang, insert Plang Proyek dengan Banner Pengamanan dari Kejari Karawang

Karawang, Media Indonesia News - Plang proyek penggantian jembatan Cilebar di Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang yang dibarengi dengan spanduk yang bertuliskan “ PENGAMANAN PROYEK STRATEGIS DAERAH KABUPATEN KARAWANG OLEH KEJAKSAAN NEGERI KARAWANG” ramai dibicarakan masyarakat Karawang, termasuk dari para praktisi dan pengamat hukum di Karawang.
Azhari warga asli Cilebar kepada Media Indonesian News mengatakan kekagetannya dengan adanya banner yang ikut terpasang di plang proyek tersebut.


Pengamanan Kejari Karawang Terhadap Proyek Pemkab Karawang Jangan Seperti TP4D yang dibubarkan Kejagung

Azhari mengatakan, sebelum proyek ini dikerjakan sebaiknya pihak Kejaksaan Karawang mensosialisasikan arti pengamanan yang dilaksanakan oleh Kejari Karawang terhadap proyek ini, agar jelas maksud dan tujuan dari pengamanan ini, ucapnya.
Apakah wilayah Cilebar ini tidak aman ? atau proyek ini tidak aman ?, jelas Azhari.

Pengamatan lain dari Hasan Hariri warga Cilebar yang turut serta menyampaikan komentarnya menyatakan, banner pengamanan Kejari Karawang ini bisa membuat pemborongnya jumawa karena merasa dibekingi dan dilindungi oleh aparat hukum, dan bisa berbuat semaunya dalam melaksanakan proyek ini, juga membuat takut masyarakat untuk menyampaikan kritikan dan keluhan dengan adanya pengerjaan jembatan ini, tukas Hariri.

Kami sebagai warga Cilebar bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini, namun jangan sampai pekerjaanya asal-asalan, karena kami lihat pemborongnya CV. Sudut Siku dari Bandung, apakah tidak ada pemborong orang Karawang yang mampu mengerjakan proyek ini ? mestinya sih pemborongnya orang karawang karena kalau orang Karawang sebagai putera daerah pasti ada ikatan bathin yang kuat dan merasa memiliki terhadap pekerjaan ini, pungkas Hariri dan Azhari.


Pengamanan Kejari Karawang Terhadap Proyek Pemkab Karawang Jangan Seperti TP4D yang dibubarkan Kejagung

Ditempat terpisah di kota Karawang, tim Media Indonesia News menemui Sony Adiputra, SH,  seorang praktisi hukum.
Sony menyatakan, Pengamanan Pembangunan Strategis yang dilaksanakan oleh Kejari Karawang diatur dalam Pedoman Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023 patut kita apresiasi dan kita dukung.

Namun pelaksanaannya jangan sampai seperti TP4D (Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah) yang sudah dibubarkan melalui keputusan Kejaksaan Agung Nomor 346 tahun 2019 pada tanggal 22 November 2019, Jaksa akan kembali ke fungsi dan tugasnya, tegas Sony.
Pembubaran TP4D ini bermula saat beberapa jaksa yang menjadi anggotanya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK, lanjut Sony.

Kami berharap Kejari Karawang lebih waspada terhadap pengguna anggaran dan pelaksanaan pekerjaannya agar proyek jembatan ini tidak dikorupsi oleh oknum-oknum.

Terkait spanduk Kejari Karawang, Sony mengatakan sebaiknya berbunyi :’ Proyek Jembatan ini di awasi oleh Kejaksaan Negeri Karawang”, maaf saya bukan mengajari Kejaksaan, ini sekedar masukan agar Kejaksaan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencoba berlindung dari tindakan korup, kata Sony.

Mengenai Proyek Strategis Daerah (PSD) kenapa proyek normalisasi saluran pembuangan di desa Ciwulan, pembangunan proyek jembatan Ciselang dan proyek jalan Tuparev anggaran dana CSR tidak melibatkan pengamanan dari Kejari Karawang, padahal proyek-proyek tersebut sangat strategis terlebih Jalan Tuparev yang terletak di jantung kota Karawang, pungkas Sony Adiputra, SH.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS