bendera

Kamis, 03 September 2026    07:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Panglima TNI : Dimanapun TNI Berada Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat


Badarudin,    03 September 2023,    01:00 WIB

Panglima TNI : Dimanapun TNI Berada Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat
Panglima TNI : Dimanapun TNI Berada Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Jakarta - Selama ini PT. Arwana Citramulia Tbk sudah banyak membantu, baik di Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Dukungan dari PT. Arwana bisa didistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan, karena kami (TNI) mempunyai Program Pembinaan Teritorial Komunikasi Sosial (Komsos), program-program renovasi rumah yang tidak layak huni, jadi sangat pas ketika dapat dukungan dari PT. Arwana Citramulia Tbk.


 

 

 


 

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. saat menghadiri acara Peresmian Arwana Plant V-C di lokasi PT. Arwana Citramulia Tbk, Jl. Raya Weringinanom, Wringin Anom, Kec. Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (1/9/2023) malam.

 

 

 

 

“Saya punya prinsip, dimanapun TNI berada harus bermanfaat bagi masyarakat dan kontribusi PT. Arwana kita butuhkan, kita akan terus jalin  kerja sama yang baik. TNI sudah MoU antara Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut dan Kepala Staf Angkatan Udara. Ini mungkin tentunya kita kuatkan MoU dengan Panglima TNI,” kata Laksamana Yudo Margono.

 

 

 

 

Panglima TNI berharap kerja sama yang sudah baik selama ini terus ditingkatkan dan PT. Arwana dapat memberikan kontribusi yang baik untuk TNI. “Selaku Panglima TNI mewakili prajurit TNI, saya ucapkan terima kasih atas kontribusi kerja sama yang selama ini berjalan dengan baik,” ungkapnya.

 

 

 

 

Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan Presiden RI Jokowi selalu menyampaikan bahwa situasi global saat ini tidak sedang baik-baik saja, tidak dalam kondisi baik-baik saja. Bahkan ada 96 negara yang menjadi pasiennya IMF.  Artinya 96 negara tersebut memiliki dampak penurunan kesejahteraan. Menurutnya, Indonesia kebetulan tidak masuk di situ, bahkan menjadi negara besar yang masuk dalam hitungan tingkat ekonominya masuk 10 besar.

 

 

 

 

“Ini tentunya berkat dari semua rakyat kita, semua perusahaan kita, semuanya untuk negara ini, termasuk dukungan dari masyarakat, dukungan dari  PT. Arwana yang merupakan perusahaan asli Indonesia bahkan tidak ada tenaga asingnya, karyawannya juga semuanya rakyat Indonesia,” jelasnya.

 

 

 

 

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., Irjen TNI Laksdya TNI Dr. Angkasa Dipua, S.E., M.M., M.Tr Opsla, Pejabat Utama Mabes TNI, Pangdam V/Brawijaya, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Vero Yudo Margono, Dirut PT. Arwana Citramulia Tbk, Bapak Tandean Rustandy beserta seluruh Direksi dan Staf.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS