bendera

Kamis, 03 September 2026    07:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


KH. Marsudi Syuhud: Kritik Itu Membangun Bukan Caci Maki


Tim Red,    07 Agustus 2023,    15:29 WIB

KH. Marsudi Syuhud: Kritik Itu Membangun Bukan Caci Maki
KH. Marsudi Syuhud

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pernyataan Rocky Gerung yang sedang viral di sosial media di sikapi Tokoh Ulama NU, KH. Marsudi Syuhud bahwa kritik itu memperbaiki bukan mencaci maki, kritik boleh gunakan dengan kata benar bukan menggunakan kata-kata goblok, bego, bajingan.

Hal tersebut disampaikan saat acara Pengajian rutin Majelis Dzikir dan Manaqib Syehk Abdul Qodir Djaelani di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, Sabtu (5/08) Kedoya Jakarta.

KH Marsudi mengibaratkan kritik itu seperti Vitamin atau Vaksin karena bagian dari memperbaiki

"Dalam sejarah sahabat Abu Bakar Abu Bakar menjadi khalifah, beliau membuka ruang untuk di kritik Khalifah Abu Bakar jadi pemimpin. Dalam pidatonya setelah diangkat di Khalifah Abu Bakar Siddiq membuka ruang untuk dikritik beliau menyampaikan 'Aku bukanlah manusia terbaik diantara kalian, maka bila aku membuat kebajikan, kebaikan sesuatu yang baik maka dukunglah, namun bila aku bersikap buruk tidak baik keluar dari aturan-aturan maka luruskanlah aku, sesuatu dengan tujuan dan target yang di cita-citakan bersama" paparnya.

Menurut KH. Marsudi, kejujuran adalah amanah dan dusta itu sebuah penghianatan, Siapa saja yang menjadi pemimpin harus berani membuka diri untuk dikritik.

"Di dalam Al-Qur'an pun di jelaskan dalam surah Al-Asr “watawa saubil haq watawa saubil sabr” yang artinya saling menasihatilah kalian dalam kesabaran dan saling menasihatilah dalam kebenaran. Sangat jelas berilah wasiat-wasiat dengan kebenaran, jangan mengunakan data yang salah, data yang tidak tepat kalau, data hoax," Ujar Kyai yang saat ini menjabat Waketum MUI.

Kyai yang juga Anggota Global Peace Foundation ini menjelaskan bahwa, dalam mengkritik pun tidak cukup hanya dengan kebenaran tetapi harus disampaikan dengan cara yang benar, tepat dengan bahasa kata-kata yang baik, nyambung, connect.

"Sebelum dengan kata-kata, bahkan kritikpun bisa dilakukan dengan guestur bahasa tubuh atau bahasa isyarat, seoerti dengan kedipan mata saja, dengan telunjuk tangan,  mata kita melotot sedikit mulut tambah satu senti ke depan orang sudah memahami, artinya belum pakai kata-kata pakai saja orang sudah paham," jelas dewan Penasehat DPP APDESI

Masih menurur KH Marsudi, Apabila menggunakan kata-kata pun harus jelas instruksinya sehingga dipahami dengan jelas. Kritik yang disampaikan dengan memakai kata-kata yang tidak baik, akan menjadi hal buruk apabila ditiru oleh anak-anak kita.

"Sesuatu kebenaran saja tidak cukup walau faktanya benar sekalipun, contohnya memanggil orang difabel walau faktanya maaf kaki pincang, kita tidak bisa memanggilnya dengan sebutan si Pincang tidak boleh, karena kita harus menggunakan ahklak dan budaya," tutup Mantan Sekjend NU. (Red)


KH. Marsudi Syuhud: Kritik Itu Membangun Bukan Caci Maki



banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS