bendera

Kamis, 03 September 2026    03:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Ketua PBNU Tegaskan NU Bukan Organisasi Poltik Tidak Bisa Memberikan Dukungan Politik


Muri Abdullah,    17 Agustus 2018,    10:17 WIB

Ketua PBNU Tegaskan NU Bukan Organisasi Poltik Tidak Bisa Memberikan Dukungan Politik

Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas menegaskan NU tidak memberikan dukungan politik terhadap dua pasangan capres-cawapres yang akan maju dalam Pilpres 2019. Menurut dia, NU merupakan organisasi sosial keagamaan.


Hal ini disampaikan Robikin saat ditemui usai menerima kunjungan Cawapres Prabowo Subianto dan Cawapresnya Sandiaga Uno di Kantor PBNU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/8) sore. "Tadi disampaikan oleh Pak Kiai Said, Ketua Umum, NU ini bukan organisasi politik sehingga tidak bisa memberikan dukungan politik. NU adalah organisasi sosial keagamaan," ujar Robikin kepada wartawan.

Sementara, menurut dia, warga NU merupakan warga Indonesia yang mempunyai hak konstitusional untuk memberikan dukungan politiknya sehingga setiap warga NU boleh menentukan pilihannya masing-masing. "Saya kira dalam kerangka itu barangkali warga NU bisa menentukan pilihannya dengan baik," ucapnya.

Robikin menjelaskan tentang pertemuan PBNU dengan pasangan Prabowo-Sandiaga. Menurut dia, dalam pertemuan itu membahas berbagai persoalan bangsa dan berharap pasangan Prabowo-Sandiaga bisa menjalankan proses demokrasi yang sejuk. Begitu juga terhadap pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin.


"Tadi kita berharap menyampaikan ke Pak Prabowo dan Pak Sandi beserta teman-teman yang lain agar proses demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan sejuk. Ini adalah pesta demokrasi dan pesta demokrasi rakyat. Maka rakyat harus happy, seluruh pihak harus happy," kata Robikin.

Dia mengatakan, prinsip gembira itu penting dilakukan dengan kaidah persaingan yang sehat dan tidak saling melempar fitnah atau hoaks. "Tidak kemudian saling menegasikan, tidak kemudian melempar fitnah, melempar hoaks dan seterusnya. Itu kemudian yang kita minta," katanya.

"Sehingga sekali lagi pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan baik dan kemudian menghasilkan pemimpin yang terbaik yang dikehendaki oleh Allah SWT," ujarnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS