bendera

Selasa, 03 November 2026    08:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Bogor Bangun LPM, Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan


JP,    16 Desember 2022,    22:57 WIB

Bogor Bangun LPM, Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan
Bogor Bangun LPM, Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan

Cariu-mediaindonesianews.com: Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Kecamatan Cariu, Selasa (13/12). Selain Cariu, di beberapa kecamatan pun dibangun LPM demi bersiap menghadapi krisis pangan dan resesi global. Pembangunan LPM bersumber dari Badan Pangan Nasional melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diberikan untuk pembangunan lumbung di Kabupaten Bogor.


Hadir pada peresmian tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional, perwakilan Kementerian Pertanian RI, anggota DPRD Kabupaten Bogor, jajaran Kepala Dinas, para Camat dan Kepala Desa, para ketua kelompok tani dan Gapoktan di Kabupaten Bogor.

Untuk diketahui, di tengah ancaman resesi dan krisis pangan, lumbung pangan ini memang sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat petani sebagai sarana tunda bila harga sedang kurang bagus dipasaran dan menyimpan cadangan pangan. Pembangunan lumbung dan juga leuit, terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Bogor realisasinya baik melalui APBD kabupaten, provinsi maupun APBN.

Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan menjelaskan, kita harus bersyukur pada hari ini Kecamatan Cariu, Tanjungsari, Jonggol dan Pamijahan dibangun Lumbung Pangan Masyarakat, jadi tahun ini ada empat yang dibangun. Iwan menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Badan Pangan Nasional, atas Dana Alokasi Khusus yang diberikan untuk pembangunan lumbung di Kabupaten Bogor, juga terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia.


“Mudah-mudahan dengan dibangunnya lumbung pangan ini kita bisa bersiap dan bisa memproduksi pangan dalam situasi cuaca apapun. Ini penting, makanya di sini ada pengeringan, ada penyimpanan, ada alat yang lain,” kata Iwan.

Iwan mengungkapkan, perang yang berkecamuk antara Rusia dan Ukraina berdampak pada terjadinya resesi dan krisis pangan global. Beruntung, Indonesia tidak makan gandum, kalau makan pokoknya gandum, dampaknya hari ini pasti sudah terasa. Alhamdulillah kita mayoritas makanan pokoknya beras, jadi tidak terdampak langsung dengan adanya perang disana.

“Namun tetap berdasarkan kajian, pemerintah pusat menginstruksikan kepada kita semua, menghadapi tahun 2023 yang diprediksi kurang baik, khususnya di bidang ketahanan pangan. Jadi apa yang memang harus dipersiapkan, harus dilakukan salah satunya menjaga ketahanan pangan di masing-masing wilayah,” ungkap Iwan.

Ia menambahkan, Alhamdulillah produksi beras kita dan beras nasional masih aman. Sekarang diperkuat dengan adanya lumbung, seandainya kita menghadapi situasi ekstrim susah beras, susah padi, susah makanan, Cariu, Jonggol, Pamijahan dan Tanjungsari sudah siap menghadapi.

“Kami terus berupaya kedepan, lumbung pangan ini dibangun di setiap kecamatan. Jadi minimal ada satu, minimal yang menjadi sentra pertanian,” tandasnya.

Iwan meminta kepada masyarakat melalui kelompok tani untuk menjaga lumbung pangan tersebut, agar terus bermanfaat untuk masyarakat sekitar khususnya di Kecamatan Cariu. Mudah-mudahan dengan adanya lumbung ini, Kabupaten Bogor bisa menangkal paceklik pangan, sehingga menyongsong tahun 2023, keadaan cadangan pangan itu tetap aman dan terkendali.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Sigit Wibowo mengatakan, hari ini kita resmikan Lumbung Pangan Masyarakat dengan tujuan meningkatkan peran serta lumbung pangan masyarakat desa sebagai salah satu komponen cadangan pangan masyarakat. Kedua, adalah ledakan volume stok cadangan pangan serta meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota Gapoktan dalam pengelolaan cadangan pangan.

“Meningkatkan fungsi kelembagaan cadangan pangan masyarakat dalam penyediaan pangan secara optimal dan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan anggota Gapoktan, memberikan kontribusi terhadap pergerakan pangan sehingga lembaga sosial ekonomi masyarakat mampu menjadi lembaga penggerak ekonomi,” kata Sigit. (JP)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS