bendera

Kamis, 03 September 2026    06:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


UMKM Sebagai Benteng Utama Pertahanan dari Krisis Ekonomi Dunia


lian,    09 November 2022,    07:40 WIB

UMKM Sebagai Benteng Utama Pertahanan dari Krisis Ekonomi Dunia
Dr. M.L. Denny Tewu

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pemerintah terus berupaya mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, salah satunya dengan menggalang penggunaan produksi dalam negeri pascapandemi serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan transaksi pelaku UMKM.


Dr. M.L. Denny Tewu, SE., MM menjelaskan bahwa hal ini harus terus di dorong oleh Pemerintah, karena fondasi utama ekonomi Indonesia dari UMKM sebagai benteng utama pertahanan dari krisis ekonomi dunia.

“Sayangnya jangkauan internetisasi kita masih terbatas dan belum mampu menjangkau daerah-daerah  potensial lainnya di seluruh pelosok Indonesia, katanya, Selasa (8/11).

Penulis buku “How To Develop Corporate In Indonesia Especially In Region” ini mengatakan bahwa, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan masih banyak tantangan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital lokapasar. Oleh karena itu, Menkominfo mengajak kementerian dan lembaga bersinergi dengan pengelola lokapasar di Indonesia.


“Keterbatasan infrastruktur telekomunikasi dan konektivitas dan kebijakan-kebijakan yang mendukung termasuk penangan konten illegal dalam marketplace, literasi digital, keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi, janji ini sudah lama disampaikan untuk koneksitas jaringan internet ke seluruh pelosok Indonesia, sayangnya, hingga kini belum terwujud secara maksimal, entah apa alasannya, dibutuhkan progres yang jelas agar janji Menkominfo tersebut bisa segera terwujud,” tegasnya.

Menurut Denny, pembangunan infrastruktur digital merupakan prioritas bersama kebijakan pendukungnya, termasuk tata kelola data dan penangangan situs-situs e-commerce bermasalah (illegal) menurut analisa anda sendiri seperti apa. Melihat, proses ini tentunya tidak mudah, namun dengan kapasitas yang dimiliki Pemerintah harusnya bisa di atasi masalahnya, asalkan mereka bekerja penuh dan fokus untuk kepentingan Indonesia secara keseluruhan, hindari berbagai kepentingan yang menghambat dengan cara TARIF (Transparansi, Akuntabel, Responsibility, Independen dan Fairness).

“Saya pikir salah satu indikator utama yang bisa menjadi ukuran adalah infrastruktur koneksitas internet yang lancar diseluruh wilayah NKRI, bagai mana caranya dan berapa anggarannya, hal ini perlu menjadi prioritas, karena bila hal itu terwujud maka kedepan akan terjadi multyplier effect disegala bidang untuk mendukung UMKM daerah menjadi besar, Imbasnya pada ketahanan ekonomi Indonesia yang lebih kuat lagi,” pungkas Presiden Komisaris PT Porto Ventura Kapital (PVK). (lian)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS