bendera

Kamis, 16 April 2026    08:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Hj. Diana Dewi, SE: Pemerintahan Joko Widodo Sangat Fokus Meningkatkan Industri


lian,    02 November 2021,    01:05 WIB

Hj. Diana Dewi, SE: Pemerintahan Joko Widodo Sangat Fokus Meningkatkan Industri
Hj. Diana Dewi, SE

Jakarta-mediaindonesinews.com: Kementerian Perindustrian bertekad untuk terus mendorong tumbuhnya sektor industri di luar Jawa dalam upaya pemerataan pembangunan dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan salah satu poin Nawacita, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.


Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Hj. Diana Dewi, SE mengatakan bahwa secara umum Kadin DKI Jakarta sependapat dengan hal tersebut. Salah satu cara yang paling cepat untuk dapat mengupayakan pemerataan ekonomi antara jawa dan pulau di luar jawa adalah dengan mendorong dan memfasilitasi sektor industri agar dapat berkembang.

"Namun sebagaimana kita ketahui pembangunan sektor industri memerlukan serangkaian fasilitas pendukung berupa sarana dan prasarana agar proses keluar masuk barang menjadi mudah. Sehingga pembangunan infrastruktur menjadi kata kuncinya. Selain itu kawasan industri juga memerlukan tenaga kerja dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat mendukung dan diharapkan pertumbuhan sektor industri disuatu tempat juga akan menimbulkan multi plier effek di masyarakat” paparnya, di Jakarta, Senin (1/11).

Menurut Hj. Diana Dewi, SE, pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, laju pertumbuhan industri di luar Pulau Jawa meningkat signfikan. Merujuk data BPS, jumlah industri besar dan sedang (IBS) naik dari 4.273 unit usaha pada tahun 2014 menjadi 5.626 unit unit usaha pada 2018. Penambahan jumlah IBS luar Jawa ini terbilang cukup signifikan bila dibanding dengan perkembangan IBS pada periode 2009-2014.


“Sejalan dengan upaya penumbuhan industri ini, Kemenperin juga menempuh kebijakan pengembangan kawasan industri di luar Jawa. Pemerintah saat ini memang sangat serius untuk dapat mengembangkan industri di luar pulau Jawa khususnya dan kami sangat mengapresiasi akan hal tersebut, namun pemerintah kami harapkan tidak hanya dapat membangun industri saja, perlu dipikirkan bagaimana Pemerintah dapat membuat sebuah roadmap dari industri yang ada, bahkan lebih jauh lagi Pemerintah bersama dengan swasta dapat membuat sebuah ekosistem industri di Indonesia. Hal ini penting agar barang-barang yang dihasilkan oleh Industri di Indonesia dapat lebih kompetetif dan dapat bersaing dengan produk lainnya di luar negeri,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Hj. Diana Dewi, SE, selama tujuh tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, terdapat delapan kawasan industri baru di luar Jawa yang telah berhasil dibangun dan beroperasi. Jumlah ini belum termasuk empat kawasan industri yang sedang dalam tahap konstruksi dan dua kawasan industri lainnya yang masih tahap perencanaan.

“Pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat fokus untuk dapat meningkatkan industri di tanah air. Kami dari KADIN Jakarta sangat mensupport hal tersebut. Karena pada ujungnya hal ini akan menambah kemampuan dan daya saing ekonomi Indonesia secara nasional, untuk itu Pemerintah kami harapkan dapat menyusun tata kelola Industri yang baik dangan melibatkan swasta sebagai komponen dari ekosistem industri nasional” kata Hj. Diana Dewi, SE yang juga menjabat sebagai CEO PT Suri Nusantara Jaya.

Sepanjang kurun waktu 2015-2019 telah berhasil dibangun 22 sentra IKM di luar pulau Jawa dan Indonesia yang secara geografis sebagai negara kepulauan, membangun dari pinggiran dimaksudkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan daya saing bangsa.

“Dalam konsep ini pembangunan coba diarahkan dalam rangka mendukung kebutuhan infrastruktur bagi penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasionalKami yakin apabila konsep ini dapat berjalan maka Indonesia akan menjadi sebuah negara besar yang memiliki daya saing tinggi,” pungkasnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah
img
Sabtu, 11 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara instansi dan masyarakat. Penegasan ini

MEDIA INDONESIA NEWS